Resmi Turun! Ini Daftar Harga BBM Non-Subsidi Agustus 2026

  • 01 Agt 2026 19:45 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • PT Pertamina Patra Niaga secara resmi menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Turbo mulai Sabtu, 1 Agustus 2026, sebagai respons terhadap pergerakan harga minyak mentah dunia dan fluktuasi nilai tukar rupiah.
  • Di wilayah Sumatera Selatan, Pertamax (RON 92) turun Rp350 per liter menjadi Rp16.300, sementara Pertamax Turbo mengalami penurunan lebih signifikan sebesar Rp1.050 per liter menjadi Rp18.700 per liter.
  • Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari mekanisme berkala Pertamina dalam mengukur dan menyesuaikan nilai BBM non-subsidi berdasarkan kondisi pasar global dan ekonomi makro nasional.

RRI.CO.ID, Palembang - Kabar baik bagi para pengguna Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi. PT Pertamina Patra Niaga resmi menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Turbo mulai Sabtu, 1 Agustus 2026. Penyesuaian berkala ini merespons pergerakan harga minyak mentah dunia serta mengukur nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Untuk wilayah Sumatera Selatan (dengan besaran PBBKB 7,5%), Pertamax (RON 92) kini dibanderol Rp16.300 per liter, turun Rp350 dari harga sebelumnya Rp16.650. Sementara itu, Pertamax Turbo mengalami penurunan lebih dalam sebesar Rp1.050 per liter, dari Rp19.750 menjadi Rp18.700 per liter.

Adapun untuk lini produk diesel non-subsidi, Pertamina memutuskan menahan tarif di angka yang sama. Dexlite tetap dijual Rp20.150 per liter dan Pertamina Dex tidak bergeser dari posisi Rp21.650 per liter.

VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menjelaskan bahwa kebijakan penetapan harga ini tetap berpatokan pada formula acuan pemerintah, namun dengan mengevaluasi kondisi perekonomian konsumen domestik.

“Penyesuaian harga BBM Non-Subsidi dilakukan mengikuti ketentuan dan arahan pemerintah dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta tetap memperhatikan daya beli masyarakat. Langkah ini juga merupakan bagian dari upaya menjaga ketersediaan pasokan BBM nasional agar tetap terjamin,” ujar Kitty dalam siaran pers yang diterima RRI, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Penyesuaian harga ini juga dibarengi dengan optimasi layanan transaksi digital. Untuk meredam beban pengeluaran masyarakat, Pertamina mendorong penggunaan saluran digital resmi guna mendapatkan nilai tambah di setiap pengisian bahan bakar.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai promo yang tersedia di aplikasi MyPertamina agar transaksi pembelian BBM Non-Subsidi menjadi semakin hemat dan menguntungkan. Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus menyediakan energi berkualitas dan menjaga keandalan pasokan,” tambah Kitty.

Masyarakat dan pengguna jalan dapat memantau update harga secara berkala melalui platform resmi Pertamina Patra Niaga, fitur di aplikasi MyPertamina, atau menghubungi layanan konsumen di Pertamina Customer Solution 135.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....