Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Langsung Alur Biosolar di Palembang

  • 24 Jul 2026 17:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, melakukan inspeksi sejumlah SPBU di Palembang untuk memastikan distribusi Biosolar bersubsidi berjalan optimal.
  • Kunjungan lapangan tersebut fokus pada pemantauan penerapan skema transaksi berbasis QR Code dalam Program Subsidi Tepat untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi penyaluran subsidi bahan bakar.
  • Direktur Utama langsung terlibat dalam diskusi dengan pengemudi angkutan barang yang sedang mengantre, menunjukkan komitmen manajemen terhadap pengalaman pengguna dan operasional di lapangan.

RRI.CO.ID, Palembang - Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mendadak mendatangi sejumlah Tempat Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palembang pada Rabu, 22 Juli 2026. Kunjungan lapangan ini menyasar SPBU 23.301.34 Noerdin Pandji dan SPBU 23.301.29 Kebun Bunga guna memastikan alur distribusi Biosolar bersubsidi tak tersendat.

Di tengah antrean kendaraan, Mars Ega menginspeksi langsung penerapan skema transaksi berbasis QR Code dalam Program Subsidi Tepat. Tak sekadar memantau mesin dispenser BBM, ia menyempatkan diri naik ke kabin truk dan berbincang dengan para pengemudi angkutan barang yang sedang mengantre.

Langkah ini diambil untuk menyerap langsung keluhan dan masukan para pengemudi mengenai kualitas pelayanan di barisan terdepan penyaluran energi.

"Kami ingin memastikan masyarakat yang berhak mendapatkan Biosolar bersubsidi memperoleh pelayanan yang nyaman. Karena itu kami hadir langsung di lapangan untuk melihat pelayanan, mendengar masukan konsumen, sekaligus memastikan Program Subsidi Tepat berjalan lancar," ujar Mars Ega di lokasi peninjauan.

Pengawasan ketat di Palembang ini sejalan dengan perluasan skema digitalisasi BBM secara nasional. Hingga Rabu, 22 Juli 2026, data Pertamina mencatat lebih dari 3,9 juta kendaraan pengguna Biosolar dan lebih dari 12 juta kendaraan pengguna Pertalite telah terdaftar secara resmi dalam sistem Subsidi Tepat. Digitalisasi ini ditujukan untuk menutup celah penyalahgunaan BBM bersubsidi agar benar-benar tepat sasaran.

Khusus untuk mengatasi kepadatan kendaraan angkutan barang di jalanan Palembang, Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mengambil langkah taktis.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, menjelaskan bahwa pihaknya telah memetakan jam operasional khusus penyaluran Biosolar.

"Saat ini terdapat 13 SPBU di Kota Palembang yang melayani penyaluran Biosolar selama 24 jam. Selain itu, 8 SPBU juga memberikan layanan penyaluran Biosolar pada malam hari dimulai pukul 21.00 hingga 05.00 WIB untuk membantu mengurai antrean sekaligus memberikan kemudahan bagi kendaraan angkutan barang yang beroperasi pada malam hari," kata Alexander.

Alexander menegaskan, penambahan jam operasional malam hari ini menjadi solusi agar kendaraan besar tidak menumpuk dan memicu kemacetan pada jam sibuk siang hari. Pihaknya menjamin pasokan energi di wilayah Sumbagsel dalam kondisi aman dan mencukupi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....