Kunci Sukses UMKM Melalui Strategi Niche Market

  • 31 Mar 2026 09:48 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Banyak pelaku UMKM merasa sulit berkembang karena seringkali terbentur masalah keterbatasan modal dalam menjalankan bisnisnya. Namun, pakar marketing Adythia Pratama menegaskan bahwa hambatan terbesar sebenarnya bukanlah uang, melainkan strategi pemasaran yang terlalu luas atau bersifat generalis.

Hal ini dibahas dalam video berjudul Strategi pemasaran kreatif untuk UMKM dari pakar marketing Adythia Pratama yang tayang pada 14 Juni 2025 di kanal YouTube @KangRidwanOfficial. Adythia menekankan pentingnya efisiensi strategi bagi pengusaha kecil yang ingin naik kelas.

"Jangan incar semua orang, jika modal kita terbatas, strategi yang paling efektif adalah mengincar niche market atau kelompok masyarakat yang sangat spesifik," jelas Adythia dalam obrolan tersebut.

Melansir informasi dari laman UMKMJatim, niche market adalah segmen pasar kecil dan spesifik yang memiliki kebutuhan, preferensi, atau minat tertentu. Dibandingkan dengan pasar umum, niche market jauh lebih terfokus, sehingga pendekatan bisnis yang dilakukan pun bisa lebih personal dan relevan. Dengan keberanian fokus pada pasar tertentu ini, pelaku usaha tidak akan terjebak dalam perang harga dengan produk massal yang produksinya jauh lebih murah.

Inovasi dalam bisnis juga tidak selalu harus bertumpu pada perubahan resep, melainkan bisa melalui kreativitas pada saluran penjualan atau lokasi distribusi. "Kreativitas itu tidak melulu soal produknya, tapi bisa juga pada cara kita mendistribusikannya dengan hadir di tempat di mana orang butuh, tapi kompetitor besar belum masuk," tegas adythia.

Strategi ini terbukti efektif bagi banyak merek yang berhasil memenangkan pasar hanya dengan memilih lokasi unik seperti area transportasi publik atau perkantoran. Hal ini membuktikan bahwa strategi kehadiran fisik yang tepat bisa jauh lebih ampuh dibandingkan anggaran iklan yang sangat besar.

Selain strategi pasar, kemampuan menjadi seorang penghubung atau connector yang mampu mempertemukan berbagai kebutuhan pihak lain merupakan aset yang sangat mahal. Strategi membangun jejaring ini memungkinkan pelaku usaha mendapatkan peluang kolaborasi strategis tanpa harus selalu mengandalkan modal uang tunai.

Dalam membangun personal branding pelaku usaha harus menemukan titik temu antara keahlian yang dimiliki dengan manfaat nyata bagi orang lain. Dengan keberanian untuk tampil beda dan konsisten memberikan nilai, keterbatasan modal tidak lagi menjadi penghalang bagi UMKM untuk tumbuh besar dan bersaing di pasar yang lebih luas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....