Geopolitik Memanas, SKK Migas Target Bor 130 Sumur Baru di Sumsel
- 06 Mar 2026 07:35 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang- Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan ( Sumbagsel) memastikan akan memaksimalkan produksi Migas di provinsi ini. Menyusul konflik perang AS-Israel dengan Iran sebagai salah satu negara produsen minyak dunia.
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Sumbagsel, Safei Syafri, menyebut, Sumsel sebagai provinsi yang diandalkan dalam produksi migas nasional meningkatkan jumlah sumur migas yang akan dibor. “Sebanyak 130 sumur minyak baru ditargetkan akan dibor sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya meningkatkan lifting minyak nasional,” ungkap Safei, Kamis, 5 Febuari 2026.
Menurutnya 30 persen produksi minyak nasional berasal dari Sumsel. Sedangkan produksi minyak Indonesia berada di kisaran 605.000 barel per hari, sementara kebutuhan domestik 1 juta barel per hari. “Selisih kebutuhan tersebut masih harus dipenuhi melalui impor minyak dari luar negeri.
Dalam situasi geopolitik global yang tidak stabil, pemerintah mendorong peningkatan produksi dalam negeri. “Dengan tambahan 130 sumur baru, ditegaskan Syafei wilayah Sumbagsel diproyeksikan tetap menjadi salah satu kontributor penting terhadap lifting minyak nasional pada 2026.
Sejumlah area produksi di Prabumulih dan Muara Enim masuk dalam target pengeboran baru. Operator besar seperti Pertamina Hulu Rokan juga memiliki target produksi yang signifikan di kawasan ini.
“Tidak hanya di Musi Banyuasin, saat ini sejumlah daerah di Sumsel terdapat sumur yang siap untuk dibor. Tinggal bagaimana dalam upaya memenuhi target nasional,” jelasnya.
Syafei menyebut tahun 2025 produksi minyak di Sumbagsel tembus target yang ditetapkan. “Tahun 2025, SKK Migas Sumbagsel mencatat target minyak mencapai 68.391 Barrel of Oil Per Day (BOPD),” pungkasnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....