Menjaga Hati agar Tetap Terjaga dalam Kebaikan

  • 07 Okt 2026 14:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Hati merupakan bagian penting dalam kehidupan seseorang muslim karena hati menjadi pangkal keimanan dan perilaku manusia.
  • Penyakit hati dapat berkaitan dengan syubhat yang merusak keyakinan dan mengikuti hawa nafsu.
  • Penting sekali kita untuk selalu istighfar sebagai salah satu upaya untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah sekaligus bentuk permohonan ampun juga pengingat agar hati tetap terjaga dalam kebaikan,"

RRI.CO.ID, Palembang - Hati merupakan bagian penting dalam kehidupan seseorang muslim karena hati menjadi pangkal keimanan dan perilaku manusia. Hal ini dijelaskan Ustazah Nurhayati Damiri Pendakwah Pondok Pesantren Yayasan Khasanah Kebajikan Sematang Borang Palembang ketika menjadi narasumber acara Mutiara Pagi melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Senin 5 Oktober 2026.

Ustazah Nurhayati menerangkan hati sangat menentukan perilaku seorang muslim. Ketika hati baik maka perilaku dan perbuatan seseorang juga akan mengarah kepada kebaikan.

"Terdapat tiga kondisi hati seseorang yang perlu kita ketahui agar kita senantiasa selalu berbuat kebaikan dalam kondisi apapun," terang Ustazah.

Ustazah menambahkan ketiga kondisi hati seseorang itu meliputi hati yang sehat ditandai dengan kelembutan dan kecintaan kepada Allah. Ada rasa takut melakukan maksiat serta mudah tersentuh ketika mendengar ayat ayat Allah.

Selanjutnya hati yang sakit masih memiliki iman dan keinginan untuk berbuat baik tapi menjalankannya masih terasa berat. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh hawa nafsu, kecintaan berlebihan terhadap dunia, sombong, hasad dan ujub.

Ustazah menjelaskan hati yang mati kondisi yang harus diwaspadai. Sehingga seseorang yang melakukan maksiat tanpa merasa bahwa perbuatan itu merupakan dosa bahkan meninggalkan kebaikan tanpa merasa kehilangan.

Penyakit hati dapat berkaitan dengan syubhat yang merusak keyakinan dan mengikuti hawa nafsu. Sehingga menjaga hati tidak hanya menjauhi keburukan tapi harus diisi dengan zikir dan kecintaan kepada Allah.

Ustazah mengingatkan pentingnya melakukan muhasabah secara rutin. Seseorang tidak perlu menjadi lebih baik dari orang lain tetapi berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dibandingkan dirinya pada hari sebelumnya.

Ustazah menambahkan sebagai umat Islam selalu menjaga pandangan terutama sesuatu yang tidak halal. Pandangan yang tidak dijaga akan menjadi pintu masuk godaan yang dapat menjauhkan seseorang dari ketaatan.

"Penting sekali kita untuk selalu istighfar sebagai salah satu upaya untuk membersihkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah sekaligus bentuk permohonan ampun juga pengingat agar hati tetap terjaga dalam kebaikan," pesan Ustazah menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....