Pentingnya Doa dan Tawakal dalam Menghadapi Ujian
- 02 Okt 2026 13:31 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Doa dan tawakal merupakan sarana penting bagi umat Muslim untuk menghadapi ujian dan persoalan kehidupan dengan tetap berusaha dan bersabar.
- Ustaz Edi Sutarsa, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Muara Enim, menyampaikan bahwa doa adalah wasilah untuk memohon pertolongan dan menyampaikan harapan kepada Allah SWT.
- Pesan spiritual ini disampaikan dalam program Mutiara Pagi PRO 1 RRI Palembang pada hari Selasa, 29 September 2025, sebagai bagian dari pembinaan agama Islam kepada masyarakat.
RRI.CO.ID, Palembang - Doa dan tawakal menjadi bagian penting dalam menghadapi berbagai ujian serta persoalan kehidupan. Keduanya mengajarkan umat untuk tetap berusaha, bersabar, dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah SWT.
Hal tersebut disampaikan Ustaz Edi Sutarsa, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Muara Enim, dalam Mutiara Pagi PRO 1 RRI Palembang, Selasa, 29 September 2026. Ia menjelaskan, doa merupakan salah satu wasilah bagi umat untuk memohon pertolongan sekaligus menyampaikan harapan kepada Allah.
Menurutnya, terkabulnya doa tidak hanya berkaitan dengan permintaan yang disampaikan kepada Allah. "Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, mulai dari memperbanyak zikir, istigfar, bertobat, hingga menjaga makanan dan minuman tetap halal," tambahnya.
Ustaz Edi juga mengingatkan pentingnya memiliki prasangka baik atau husnuzan kepada Allah ketika memanjatkan doa. Sikap tersebut perlu disertai amal saleh dan usaha yang sesuai dengan ketentuan syariat.
Ia menyebut, memperbanyak istigfar dan bertobat juga menjadi bagian dari upaya seorang muslim dalam mendekatkan diri kepada Allah. Selain itu, lingkungan pergaulan turut diperhatikan dengan memilih teman yang dapat membawa pada kebaikan.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Edi menjelaskan hubungan antara sabar dan tawakal dalam menghadapi persoalan. Sabar berkaitan dengan kemampuan menguatkan hati, sedangkan tawakal dilakukan setelah seseorang berusaha sesuai tuntunan syariat.
"Doa tetap diperlukan meskipun segala sesuatu telah menjadi ketetapan Allah SWT. Doa menjadi bentuk ketundukan manusia sekaligus ikhtiar untuk memohon pertolongan dalam menjalani kehidupan," kata Ustaz Edi.
Sementara itu, salat juga memiliki hubungan erat dengan doa karena di dalamnya terdapat rangkaian permohonan kepada Allah. Karena itu, umat dianjurkan menjaga salat sekaligus memperbanyak doa dalam berbagai keadaan.
Ustaz Edi berharap umat tidak hanya berdoa ketika menghadapi kesulitan atau sedang membutuhkan pertolongan. Doa juga perlu dibiasakan sebagai bentuk penghambaan dan ketergantungan manusia kepada Allah SWT.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....