Presma Universitas PGRI Palembang Ungkap Perjalanan Berorganisasi dari OSIS

  • 09 Sep 2026 21:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Andri Manan membangun karier organisasi sejak OSIS hingga menjadi Presiden Mahasiswa UPGRI.
  • Organisasi mengasah disiplin, tanggung jawab, komunikasi, manajemen waktu, dan kemampuan menyelesaikan konflik.
  • Andri mendorong mahasiswa agar aktif berorganisasi untuk mengembangkan pengalaman dan soft skill dunia kerja.

RRI.CO.ID, Palembang - Presiden Mahasiswa Universitas PGRI Palembang, Andri Manan, membagikan perjalanan karirnya di dunia organisasi kemahasiswaan. Ia menceritakan ketertarikannya pada organisasi bermula sejak duduk di bangku SMA hingga akhirnya menjabat sebagai Presiden Mahasiswa saat ini.

Hal tersebut disampaikan Andri dalam siaran Obrolan Komunitas Pro 4 RRI Palembang, Selasa, 8 September 2026. Andri mengaku ketertarikannya pada dunia kepemimpinan tumbuh sejak dirinya aktif di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).

"Dari SMA pernah mencalonkan sebagai wakil ketua OSIS dan jadi ketua OSIS. Nah, dari situlah tertarik di dunia organisasi," ujar Andri. Ia menegaskan ketertarikan itu terus berlanjut hingga dirinya menempuh pendidikan tinggi di Universitas PGRI Palembang.

Andri menjelaskan jenjang organisasinya berlanjut dari himpunan mahasiswa program studi, BEM Fakultas, hingga BEM Universitas. Ia menyebut saat ini menjabat sebagai Presiden Mahasiswa periode 2025-2026 sekaligus Koordinator Wilayah Sumbagsel BEM SI Kerakyatan.

Andri menegaskan organisasi memberikan bekal yang tidak sepenuhnya didapat di ruang perkuliahan. Ia menyebut mahasiswa dituntut untuk mengimplementasikan teori lewat pengalaman langsung mengelola kegiatan berskala besar.

"Kita diajarin memegang suatu kegiatan besar di kampus, tapi ketika mengambil mata kuliah, kita belum tentu dikasih pembelajaran seperti itu," ungkap Andri. Ia menyebut manajemen waktu dan manajemen risiko juga turut terasah selama aktif berorganisasi.

Menurutnya, terdapat tiga karakter utama kepemimpinan yang paling banyak terbentuk selama aktif di BEM. Ketiga karakter tersebut yakni kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan berkomunikasi dan menerima informasi dengan baik.

"Itu tiga pilarnya, disiplin, tanggung jawab, komunikasi," kata Andri. Ia menambahkan pemimpin organisasi juga dituntut mampu menyelesaikan konflik internal secara tegas dan profesional dengan mempertimbangkan dua sisi permasalahan.

Andri menyebut setiap pengambilan keputusan besar di BEM Universitas PGRI Palembang tidak pernah dilakukan secara sepihak. Seluruh kebijakan disebutnya selalu dimusyawarahkan bersama pengurus inti, departemen, hingga kementerian yang ada.

Andri turut berpesan kepada mahasiswa yang masih ragu, agar tidak takut bergabung ke organisasi kampus. Karena ilmu yang didapat bukan hanya sebatas teori di bangku kuliah melainkan juga implementasi dan pengasahan soft skill yang berguna di dunia kerja.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....