Teknologi Digital Dorong Generasi Muda Kunjungi Museum

  • 09 Sep 2026 08:20 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Museum Balaputra Dewa Palembang menerapkan teknologi augmented reality dan gamifikasi untuk menciptakan pengalaman kunjungan yang lebih interaktif bagi generasi muda.
  • Teknologi AR memungkinkan pengunjung melihat koleksi museum dalam bentuk tiga dimensi melalui perangkat digital, membuat artefak tampak berada di lingkungan pengguna.
  • Bukadigital Indonesia menjadi mitra dalam menghadirkan inovasi digitalisasi museum yang disesuaikan dengan kebutuhan generasi digital.

RRI.CO.ID, Palembang - Museum kini mulai memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan pengalaman kunjungan yang lebih interaktif bagi generasi muda. Bukadigital Indonesia menghadirkan konsep augmented reality (AR) dan gamifikasi dalam digitalisasi Museum Balaputra Dewa Palembang.

Teknologi tersebut memungkinkan pengunjung melihat sejumlah koleksi museum dalam bentuk tiga dimensi melalui perangkat digital. Perwakilan Bukadigital Indonesia, Abel mengatakan teknologi AR memungkinkan artefak ditampilkan seolah-olah berada di lingkungan pengguna.

Pengunjung dapat melihat objek digital di atas meja maupun ruang tertentu melalui perangkat yang digunakan.Tidak berhenti pada tampilan tiga dimensi, digitalisasi tersebut juga dilengkapi permainan yang dirancang untuk membuat aktivitas menjelajahi museum menjadi lebih menarik.

“Pengunjung nantinya memperoleh tugas untuk mencari artefak tertentu yang tersebar di area museum. Setelah menemukan objek yang dimaksud, pengunjung dapat memindai barcode yang telah disiapkan. Jawaban yang sesuai akan membuka tahapan permainan berikutnya dan memberikan poin kepada peserta,” ujar Abel dalam obrolan di Pro 4 RRI Palembang, Jumat, 4 September 2026.

Menurut Abel, konsep tersebut diharapkan membuat pengunjung tidak lagi bingung menentukan koleksi yang ingin dilihat ketika berada di museum. Teknologi juga menjadi cara untuk menghubungkan pengalaman digital dengan kunjungan langsung ke museum.

Pendekatan tersebut menjadi peluang untuk mengenalkan sejarah kepada generasi muda yang dekat dengan media sosial dan teknologi. Ia menilai keberadaan teknologi AR dapat membuat artefak yang sebelumnya hanya dapat dilihat dari balik etalase menjadi lebih menarik untuk dieksplorasi secara digital.

Digitalisasi tersebut dapat diakses melalui platform Klik Museum yang dikembangkan Bukadigital Indonesia. Program ini diharapkan mampu mendorong generasi muda untuk tidak hanya mengenal sejarah melalui internet, tetapi juga datang langsung dan mengeksplorasi museum.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....