Dilema Musisi Palembang Hadapi Teman Numpang ke Rumah Pakai Narkoba
- 27 Agt 2026 18:35 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bonny menceritakan pengalamannya ketika seorang teman pernah datang ke rumah dan melakukan aktivitas yang berkaitan dengan narkoba.
- Berada dalam lingkungan pertemanan yang memiliki persoalan tersebut membuat Bonny berada dalam posisi dilematis, terutama ketika harus menentukan kapan perlu menegur dan kapan memilih diam.
- Ia memilih menjaga batasan dan memproteksi diri agar tidak ikut terbawa pengaruh lingkungan yang berisiko.
RRI.CO.ID, Palembang - Lingkungan pertemanan terkadang menghadirkan situasi yang tidak mudah, terutama ketika seseorang mengetahui ada orang terdekatnya yang mulai bersentuhan dengan hal-hal negatif. Kondisi tersebut pernah dirasakan Bonny Dhartico, musisi Palembang sekaligus seorang tenaga pendidik yang mengaku harus berhati-hati ketika menghadapi teman yang menggunakan narkoba.
Dalam program Spada Pro 2 RRI Palembang edisi Narkoba, Kamis, 27 Agustus 2026, Bonny mengatakan dirinya tidak pernah secara langsung diajak teman untuk menggunakan narkoba. Namun, ia pernah memiliki pengalaman ketika seorang teman datang ke rumahnya dan hanya menumpang menggunakan narkoba.
“Kalau secara langsung teman mengajak ke penyalahgunaan narkoba sih enggak. Tapi dulu aku punya cerita, ada teman yang numpang ‘pakai’ di rumah. Sebenarnya susah juga ya karena orang dekat,” katanya.
Situasi tersebut membuat Bonny memilih untuk lebih menjaga dirinya sendiri. Ia menyadari bahwa berada di lingkungan yang terdapat pengguna narkoba bisa menjadi tantangan tersendiri, terlebih jika orang tersebut merupakan teman atau orang yang sudah dikenal dekat.
“Menyikapinya ya saya proteksi diri sendiri, jauh-jauh dari narkoba. Benar-benar proteksi diri. Dia nggak ngajak, cuma numpang rumah aja, tapi dulu saya bingung juga menyikapinya,” ujarnya.
Bonny mengatakan dirinya tetap akan berusaha memberikan teguran apabila orang yang menggunakan narkoba merupakan teman dekat. Menurutnya, mengingatkan orang yang dikenal dekat merupakan bentuk kepedulian agar mereka tidak semakin jauh terjerumus.
“Kalau orang dekat yang pakai narkoba, saya pasti tegur dan ingatkan,” katanya.
Namun, sikap berbeda terkadang ia ambil ketika berhadapan dengan orang yang hanya sebatas kenal. Bonny mengaku merasa tidak enak jika harus menegur seseorang yang tidak terlalu akrab dengannya karena khawatir orang tersebut tersinggung.
“Tapi kalau yang cuma kenal-kenal saja, ya saya diemin saja karena takutnya tersinggung. Walaupun baiknya memang ditegur ya, tapi saya nggak enak saja kalau nggak akrab,” tuturnya.
Menurut Bonny, kondisi pergaulan saat ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi generasi muda. Kemudahan akses internet membuat informasi bisa diperoleh dengan cepat, termasuk informasi yang berpotensi disalahgunakan.
Ia berharap kemajuan teknologi justru semakin banyak dimanfaatkan untuk memperoleh informasi yang positif.
“Sekarang pergaulan sangat bebas, apalagi sekarang akses internet lebih cepat untuk mendapatkan akses informasi. Maunya kita semakin cepat dan maju teknologi, harus makin cepat juga dapat info positif. Jangan sampai disalahgunakan untuk cari-cari info negatif,” ujarnya.
Bonny menegaskan bahwa dirinya memilih untuk menjaga jarak dari narkoba dan lingkungan yang berpotensi memberikan pengaruh buruk. Baginya, kemampuan melindungi diri menjadi langkah penting agar tidak ikut terjerumus meskipun berada di tengah lingkungan pertemanan yang memiliki persoalan tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....