Mengenal Sayuti Melik, Seorang Jurnalis dan Pengetik Naskah Proklamasi
- 12 Agt 2026 09:20 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam sejarah Proklamasi kemerdekaan yaitu Sayuti Melik seorang jurnalis yang mengetik dokumen proklamasi.
- pengetikan naskah proklamasi, Sayuti Melik melakukan beberapa perubahan kecil agar teks lebih tepat sebagai dokumen negara yang resmi.
- Rasa cinta tanah air dan keberanian seorang Sayuti Melik menjadi bentuk perjuangan melalui tulisan juga perjuangan kemerdekaan.
RRI.CO.ID, Palembang - Salah satu tokoh yang memiliki peranan penting dalam sejarah Proklamasi kemerdekaan yaitu Sayuti Melik seorang jurnalis yang mengetik dokumen proklamasi. Bahkan dikenal juga sebagai pejuang nasional dalam perjuangan bangsa.
Dikutip dari Laman Umsu banyak kalangan hanya mengenal sosok Sayuti Melik hanya sebagai pengetik teks Proklamasi. Padahal beliau aktivis pergerakan nasional yang berjuang melalui dunia jurnalistik.
Nama asli Sayuti Melik adalah Mohamad Ibnu Sayuti dilahirkan di Kadisobo Sleman pada 25 November 1908. Sejak usia sekolah Sayuti sudah terbiasa dengan pendidikan yang membentuk jiwa nasionalis.
Dikutip juga dari Laman KPU Papua Pegunungan Sayuti Melik dikenal sebagai pejuang politik sejak muda karena sikapnya yang vokal. Hal inilah membuat Sayuti sering berhadapan dengan pemerintah kolonial Belanda dan Jepang.
Sayuti Melik melalui tulisannya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya perjuangan. Keikutsertaanya dalam jurnalis akhirnya membawa Sayuti Melik mengenal banyak tokoh dalam pergerakan nasional.
Peranan besar Sayuti Melik menjelang Proklamasi kemerdekaan yaitu setelah naskah dirumuskan oleh Soekarno dan Mohammad Hatta serta Ahmad Soebardjo. Pada malam 16 Agustus 1945 di kediaman Laksamana Maeda naskah tersebut diketik ulang oleh Sayuti Melik.
Sementara untuk pengetikan naskah proklamasi, Sayuti Melik melakukan beberapa perubahan kecil agar teks lebih tepat sebagai dokumen negara yang resmi. Perubahan seperti kata tempoh menjadi tempo, wakil bangsa menjadi atas nama bangsa Indonesia dan penulisan tanggal sesuai naskah resmi Proklamasi.
Rasa cinta tanah air dan keberanian seorang Sayuti Melik menjadi bentuk perjuangan melalui tulisan juga perjuangan kemerdekaan. Kemampuannya membuktikan bahwa menulis, berkomunikasi bisa menjadi sarana untuk berjuang dalam kemerdekaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....