Indahnya Akhlak Rasulullah untuk Menjadi Teladan Umat Manusia

  • 27 Jul 2026 08:29 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Begitu indahnya akhlak baginda Nabi Besar Muhammad sallallhualaihi wasallam yang selalu diceritakan oleh para ulama, guru guru kita terdahulu bahwa Nabi Muhammad adalah manusia yang sungguh luar biasa adabnya.
  • akhlak beliau adalah seperti Al Qur'an yang berjalan, apapun yang diucapkan oleh Al Qur'an beliau lakukan.
  • Kita wajib menyampaikan dakwah dan meneruskan perjuangan Rasulullah untuk menyatukan umat dengan memperbaiki akhlak kita,

RRI.CO.ID, Palembang - Begitu indahnya akhlak baginda Nabi Besar Muhammad sallallhualaihi wasallam yang selalu diceritakan oleh para ulama, guru - guru kita terdahulu bahwa Nabi Muhammad adalah manusia yang sungguh luar biasa adabnya. Hal ini ditegaskan Ustaz Ahmad Irsan Pimpinan Pondok Pesantren At Taqwa Palembang Darussalam ketika menjadi narasumber acara Mimbar Agama Islam melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Kamis 23 Juli 2026.

Ustaz Ahmad Irsan menerangkan akhlak beliau adalah seperti Al Qur'an yang berjalan, apapun yang diucapkan oleh Al Qur'an beliau lakukan. Maka baginda bersabda yang artinya sesungguhnya aku diutus Allah ke muka bumi hanya menyempurnakan akhlak.

Pada zaman itu akhlak manusia sangat buruk dan kacau sehingga Rasulullah dihadirkan. Tidak lain untuk merubah akhlak manusia menjadi lebih baik dan sesuai perintah Allah.

"Salah satu akhlak Rasulullah yang begitu indah ketika berada di kota Thaif bukan menyambut dengan seruan malah dengan kotoran unta, tapi Rasulullah tidak membalas keburukan itu dengan hal buruk tapi Rasulullah menunjukkan akhlak yang baik," tegas Ustaz Ahmad.

Ustaz menambahkan Rasulullah berpesan carilah ketinggian dua sisi kepada Allah yaitu maafkanlah orang yang selalu marah denganmu. Kemudian memberilah dengan orang yang tidak pernah memberi kepadamu.

Maka Rasulullah mengajarkan kepada kita ketika ada tetangga yang tidak pernah memberi tidak pernah mengasihi kita. Rasulullah menyuruh kita untuk memberi kepada mereka walau sedikit walaupun terasa berat melakukannya.

Banyak kisah kisah yang menjelaskan tentang akhlak baginda Rasulullah. Salah satunya bagaimana kasih dan sayang Rasulullah kepada seorang pengemis buta yang akhirnya membawa pengemis itu bertaubat kepada Allah karena akhlak mulia dari Rasulullah.

Kisah Rasulullah kepada pengemis buta mengajarkan kita walaupun kita dicaci maki orang lain jangan membalasnya dengan balasan keji. Kita balas dengan kebaikan dan kesabaran walaupun sedikit demi sedikit kita meniru perbuatan Rasulullah.

"Kita wajib menyampaikan dakwah dan meneruskan perjuangan Rasulullah untuk menyatukan umat dengan memperbaiki akhlak kita, semoga kita nantinya akan mendapatkan syafaatul uzma dari Rasullullah," pesan Ustaz menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....