Manfaat Menerapkan Kebiasaan Gemar Membaca pada Anak sejak Usia Dini
- 18 Jul 2026 19:55 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Penerjemah Ahli Pertama Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan, Al Mar'a Meidina, menyampaikan manfaat menerapkan kebiasaan gemar membaca pada anak.
- Ia merincikan sejumlah manfaat berdasarkan penelitian asosiasi dokter spesialis anak, American Academy of Pediatrics.
- Membaca dapat mengoptimalkan perkembangan otak, mengembangkan kemampuan bahasa, serta meningkatkan konsentrasi dan perhatian.
RRI.CO.ID, Palembang - Kebiasaan gemar membaca ternyata memberikan segudang manfaat bagi perkembangan anak. Apalagi jika kebiasaan ini mulai diterapkan sejak usia dini, bahkan saat anak masih di dalam kandungan.
Penerjemah Ahli Pertama Balai Bahasa Sumsel, Al Mar’a Meidina, menyampaikan hal tersebut pada Kamis, 16 Juli 2026. Mei, sapaan akrabnya, hadir sebagai narasumber program siaran Sore Ceria secara langsung di Studio Pro 2 RRI Palembang.
Ia mengungkapkan bahwa penerapan gemar membaca pada anak sangat penting untuk keberhasilan belajar dan pembentukan karakter. “Prosesnya panjang dan membutuhkan peran keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat umum,” ucapnya.
Mei juga merincikan sejumlah manfaat membaca bagi anak, khususnya sejak usia dini. Ia mengutip penelitian asosiasi dokter spesialis anak, American Academy of Pediatrics.
“Membaca dapat mengoptimalkan perkembangan otak, mengembangkan kemampuan bahasa, serta meningkatkan konsentrasi dan perhatian,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa manfaat lainnya adalah melatih daya ingat, mengembangkan empati, dan meningkatkan kecerdasan emosional.
Ia menyampaikan, saat orang tua membacakan buku atau anak memulai membaca, jutaan koneksi antarsel saraf terbentuk dan diperkuat. Periode emas anak di usia 0-5 tahun adalah momen paling penting untuk mengembangkan kebiasaan membaca.
| Baca juga: Hifzul Lisan Jadi Benteng Cegah Fitnah |
Menariknya, orang tua juga dapat menerapkan kebiasaan membaca sejak anak di dalam kandungan atau bayi yang belum bisa berbicara. “Janin sudah dapat mengenali suara orang tua, dan bayi yang belum berbicara dapat mempelajari bunyi bahasa, intonasi, dan ekspresi,” ujar Mei.
Oleh karena itu, Mei mengajak masyarakat untuk menerapkan kebiasaan gemar membaca sejak usia dini. Menurutnya, keluarga atau orang di lingkungan sekitar dapat menjadi teladan dengan menunjukkan kebiasaan membaca sehari-hari pada anak.
Mei juga menyampaikan bahwa saat ini, laman resmi Balai Bahasa Provinsi Sumatera Selatan menyediakan bahan bacaan anak. "Buku ceritanya juga sudah berjenjang dan dikategorikan sesuai dengan usia dan perkembangan anak," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....