Makna Hijrah dalam Kehidupan Modern
- 23 Jun 2026 15:32 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Di dalam kehidupan modern, hijrah tidak lagi dipahami sebatas perpindahan tempat tinggal. Hijrah saat ini dapat mencakup perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku menuju kebaikan.
Hal itu disampaikan Penyuluh Agama Islam Kankemenag Kota Palembang, Ustaz Asep Saepuddin pada Senin, 22 Juni 2026. Ia menyampaikan materi tersebut dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang.
Berdasarkan sejarahnya, hijrah dalam Islam berawal dari perpindahan kaum Muslim meninggalkan Makkah. Langkah tersebut dilakukan demi memperoleh kebebasan menjalankan ajaran agama secara lebih baik.
Ustaz Asep menjelaskan makna hijrah saat ini perlu dipahami lebih luas dan mendalam. Esensi hijrah tetap relevan meskipun tidak lagi berbentuk perpindahan geografis seperti dahulu.
“Seorang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan apaa saja yang dilarang Allah,” katanya. Menurutnya, hijrah sejati dimulai dari perubahan batin sebelum perubahan lahiriah dilakukan.
Ia mengatakan hijrah batin merupakan upaya meninggalkan kemaksiatan menuju ketaatan kepada Allah. Proses tersebut mencakup perjuangan melawan hawa nafsu serta godaan yang menyesatkan.
Selain itu, hijrah juga berarti menyesuaikan perilaku dengan tuntunan Rasulullah dalam kehidupan. Komitmen tersebut dinilai penting agar setiap amal memiliki arah dan makna.
Ustaz Asep menambahkan hijrah dapat dimulai melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten. Misalnya menjaga salat tepat waktu, memperbanyak ibadah, serta meninggalkan kebiasaan yang merugikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....