Ujian Keluarga Bukan Tanda Kebencian Allah

  • 02 Jun 2026 14:39 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Setiap keluarga akan menghadapi ujian dalam berbagai fase kehidupan yang dijalani. Ujian tersebut dapat datang melalui persoalan ekonomi, kesehatan, pasangan, anak, maupun kehilangan orang tercinta.

Ustazah Nurhayati Damiri mengatakan cobaan dalam keluarga bukanlah tanda kebencian Allah kepada hamba-Nya. Hal itu disampaikannya dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI Palembang, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut Nurhayati, ujian merupakan bagian dari proses pembelajaran hidup yang harus dijalani setiap manusia. Berbagai cobaan juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Ia menjelaskan kisah para nabi menunjukkan tidak ada manusia yang terbebas dari ujian kehidupan. Setiap cobaan mengandung hikmah yang dapat memperkuat hubungan seorang hamba dengan Tuhannya.

Nurhayati mengingatkan masyarakat agar tidak memandang masalah sebagai akhir dari harapan. Sebaliknya, ujian perlu dijadikan kesempatan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Setiap keluarga pasti diuji, namun penting menjadikan setiap ujian sebagai jalan untuk semakin dekat kepada Allah,” ujarnya.

Ia mengatakan persoalan ekonomi sering menjadi pemicu munculnya konflik dalam rumah tangga. Namun, kondisi tersebut dapat menjadi ruang pembelajaran untuk bersabar dan bertawakal.

Selain masalah ekonomi, tantangan juga dapat hadir melalui hubungan antara pasangan maupun anak. Karena itu, setiap anggota keluarga perlu membangun komunikasi yang baik dan saling menguatkan.

Nurhayati menegaskan orang tua memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan keluarga. Orang tua perlu terus mendidik, mendoakan, dan memberikan teladan yang baik kepada anak-anak.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak hanya terpaku pada beratnya persoalan yang dihadapi. Keluarga perlu mengimbanginya dengan ikhtiar, doa, dan penguatan spiritual secara berkelanjutan.

Menurutnya, kesabaran bukan berarti menyerah tanpa melakukan upaya perbaikan. Sikap tersebut justru mendorong seseorang untuk tetap berusaha sambil menyerahkan hasil kepada Allah.

Nurhayati berharap setiap keluarga mampu menghadapi ujian dengan hati yang lapang dan penuh keyakinan. Dengan demikian, cobaan yang datang dapat menjadi jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....