Menjaga Lisan Jadi Bentuk Ketakwaan kepada Allah
- 27 Mei 2026 08:33 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Islam menilai manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi sesama
- Harta, jabatan, dan kekuasaan harus digunakan untuk kepentingan masyarakat
- Menjaga ucapan dan meningkatkan ketakwaan menjadi bagian penting akhlak seorang Muslim
RRI.CO.ID, Palembang - Ukuran manusia terbaik dalam Islam tidak ditentukan oleh jabatan, kekayaan, maupun kemewahan duniawi. Islam mengajarkan bahwa manusia terbaik adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi sesama.
Hal tersebut disampaikan Nur Muhammad Basith dalam program Mimbar Agama Islam di Studio Pro 1 RRI Palembang. Ia menjelaskan hadis Rasulullah menegaskan manusia terbaik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Menurutnya, kebermanfaatan dapat diwujudkan melalui harta, tenaga, maupun pemikiran yang digunakan untuk membantu sesama. Harta akan bernilai baik apabila dimanfaatkan untuk kepentingan agama dan sosial masyarakat.
“Harta yang dimiliki seharusnya digunakan untuk membantu sesama dan kepentingan agama,” ujar Ustaz Nur Muhammad Basith, Kamis, 21 Mei 2026. Ia mencontohkan sedekah dan pembangunan masjid sebagai bentuk amal yang bermanfaat.
Selain harta, kekuasaan dan jabatan juga harus digunakan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat luas. Pemimpin yang baik, kata dia, adalah pemimpin yang menghadirkan kebijakan demi kemudahan dan kesejahteraan rakyat.
“Tidak hanya harta atau jabatan, kekuasaan juga harus membawa manfaat bagi masyarakat,” katanya. Ia menilai pemimpin memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kemaslahatan umat.
Ustaz Nur Muhammad Basith juga mengingatkan pentingnya menjaga ucapan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Rasulullah mengajarkan umat Islam untuk berkata baik atau lebih baik diam.
Menurutnya, perkataan yang baik dapat menenangkan hati dan menjaga hubungan antarsesama manusia. Sebaliknya, ucapan buruk dapat melukai hati dan merusak hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Ia menegaskan menjaga lisan menjadi salah satu bentuk ketakwaan kepada Allah SWT. Orang yang bertakwa diyakini akan mendapat jalan keluar dari berbagai persoalan hidup yang dihadapi.
Ustaz Nur Muhammad Basith mengatakan Allah menjanjikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka bagi hamba yang bertakwa. Karena itu, masyarakat diharapkan terus meningkatkan ibadah dan menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Masyarakat diharapkan terus meningkatkan ketakwaan dan menebar manfaat kepada sesama,” ujarnya. Ia berharap nilai-nilai akhlak mulia semakin diterapkan dalam kehidupan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....