Menata Jalan kehidupan menuju Insanul Karim

  • 17 Apr 2026 19:03 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Insanul kamil berasal dari bahasa Arab yang artinya manusia yang sempurna mampu mengaktualisasi potensi secara fisik, rasional dan spritualisme. Hal ini ditegaskan David selaku guru Tahsin Tahfidz Qur'an ( TTQ ) SMP Islam Cendikia Faiha ketika menjadi narasumber acara Mimbar Agama Islam melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Kamis 16 April 2026.

David menerangkan potensi yang ada dalam diri seseorang harusla mencerminkan nama serta sifat Allah. Sehingga akan menjadi orang yang memiliki akhlak karimah sesuai tuntunan Rasulullah sebagai figur umat Islam.

Jika digali lebih dalam seseorang yang insanul kamil merupakan insan yang mencapai puncak kesempurnaan intelektual, moral dan spiritual. Sehingga akan menjadi manusia yang memiliki kebaikan dari banyak sisi kehidupan beragama dan bernegara.

"Salah satu ciri orang mukmin sebagai insanul kamil adalah ketika disebutkan nama Allah maka akan bergetar hatinya yang memiliki makna luas seperti melaksanakan shalat lima waktu sebagai pondasi utama setiap muslim," ujarnya.

Melaksanakan shalat merupakan tiang agama juga sebagai penghambaan seorang kepada Allah. Kemudian tanda berikutnya adalah memberikan sebagian hartanya dijalan Allah seperti ibadah sosial kepada mereka yang membutuhkan.

Untuk mewujudkan diri kita menjadi insanul karim dengan selalu berzikir dan tawakal kepada Allah, senantiasa menghiasi diri kita dengan akhlaknya Rasulullah. Ketika sudah diberikan amanah sebagai khalifah maka jalankan dengan amanah.

Apabila kita sudah diberikan Allah manusia yang kuat misalkan dunia militer jadilah orang yang jujur melakukan perintah juga menggunakan kekuatan. Sama halnya ketika Allah memberikan keluasan rejeki maka berbuat baik dengan sedekah dijalan Allah.

Hati kita yang sudah terbiasa lembut hendaklah senantiasa diperbaiki sehingga kita akan mampu meraih derajat insanul karim. Orang yang selalu baik sesuai ucapan dan perbuatan dalam kebaikan.

"Semoga kita selalu menjadi orang yang insanul karim yang akan menstimulasi kepada diri kita dan keluarga kepada kebaikan juga untuk segenap umat Islam pada umumnya, senantiasa mengajak pada kebaikan mencegah perbuatan mungkar," pesan David menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....