Menjaga Keseimbangan Api Ramadan di Bulan Syawal

  • 30 Mar 2026 07:27 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Setelah Ramadan berlalu dan masuk ke bulan Syawal diharapkan semangat ibadah yang sudah terbiasa selama Ramadan tetap dilakukan jangan sampai hilang. Hal ini ditegaskan oleh Ustaz Reno Rowiansyah Pembina TK Ghazzah El Izzah dan Ketua WIZSTREN Sumsel ketika menjadi narasumber acara Mutiara Pagi melalui telpon di Studio Pro 1 RRI Palembang, Minggu 29 Maret 2026.

Ustaz menerangkan setelah masuk bulan Syawal kita dianjurkan untuk menjaga semangat ibadah. Ibadah yang bersifat konsisten atau terus berkelanjutan seperti sedekah yang terus dilakukan walau tidak Ramadan lagi dengan nilai yang tidak besar tapi rutin.

Bulan Syawal ini api Ramadan harus dihidupkan kembali dari rutinitas ibadah shalat , membaca Al Qur'an, Tahajud dan puasa Sunnah. Semua dilakukan secara terus yang tentunya berkualitas bukan ukuran kuantitasnya.

"Keseimbangan api Ramadan dibulan Syawal yang tetap kita jaga adalah evaluasi diri dengan lingkungan yang dulu sewaktu Ramadan terbiasa kumpul bersama untuk kajian ilmu harusla terus dilakukan," ujarnya.

Selain itu kita juga harus mendekatkan diri kepada Allah dengan menjaga shalat malam walaupun hanya dua rakaat saja. Kemudian puasa sunnah kita mulai enam hari Syawal sebagai perisai kita menahan hawa nafsu.

Keseimbangan lainnya adalah ibadah membaca Al Qur'an tetap dilakukan walau hanya satu lembar satu hari tapi terus rutin kita laksanakan. Kemudian hal lainnya meminta keteguhan hati dan keimanan kita kepada Allah dari segala macam godaan yang datang.

"Jika keseimbangan api Ramadan semua kita lakukan dengan hati Iklas maka lalukanlah secara maraton yang penting hati kita akan kembali ke jalan yang benar dan mendapatkan ridho dari Allah," pesan Ustaz menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....