Lima Cara Melatih Kemampuan Mendengar Secara Sadar

  • 31 Mar 2026 07:14 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kemampuan mendengar manusia dinilai semakin menurun di tengah dunia yang semakin bising. Padahal, mendengar secara sadar menjadi kunci utama membangun pemahaman dan hubungan yang baik.

Pakar komunikasi dan suara, Julian Treasure, membagikan lima cara sederhana untuk melatih kemampuan mendengar. Metode ini dinilai relevan di era modern yang dipenuhi distraksi suara dan informasi.

Julian Treasure dalam presentasi yang diunggah pada kanal YouTube TED pada 29 Juli 2011 menyoroti fenomena menurunnya kualitas mendengar manusia. Ia menyebut, rata-rata manusia hanya mengingat sekitar 25 persen dari apa yang didengar.

Menurutnya, mendengar bukan sekadar proses pasif, melainkan proses mental aktif dalam memaknai suara. “Listening is making meaning from sound,” ujar Treasure dalam paparannya.

Ia menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan kemampuan mendengar menurun. Salah satunya adalah perkembangan teknologi yang membuat orang tidak lagi bergantung pada ingatan dari apa yang didengar.

Selain itu, lingkungan yang semakin bising juga membuat orang cepat lelah untuk mendengarkan. Kondisi ini diperparah dengan kebiasaan menggunakan headphone yang menciptakan “gelembung suara” pribadi.

“Dunia menjadi tempat yang menakutkan jika kita tidak saling mendengarkan,” kata Treasure.

Untuk mengatasi hal tersebut, ia menawarkan lima latihan sederhana. Pertama adalah membiasakan diri dengan keheningan selama tiga menit setiap hari untuk “mengatur ulang” kemampuan mendengar.

Latihan kedua disebut “the mixer”, yaitu melatih fokus dengan mengenali berbagai sumber suara di sekitar. Misalnya, menghitung jumlah suara berbeda di kafe atau lingkungan terbuka.

Ketiga, Treasure menyarankan teknik “savoring”, yakni menikmati suara-suara sederhana yang sering diabaikan. Suara mesin atau alat rumah tangga bisa menjadi sarana melatih kepekaan.

Keempat adalah “listening positions”, yaitu kemampuan mengatur cara mendengar sesuai situasi. Hal ini dilakukan dengan menyadari dan mengelola fokus terhadap suara tertentu.

Terakhir, ia memperkenalkan metode RASA, yaitu Receive, Appreciate, Summarize, dan Ask. Metode ini membantu meningkatkan kualitas komunikasi melalui mendengar aktif.

“Conscious listening always creates understanding,” ujarnya menegaskan pentingnya mendengar secara sadar.

Treasure juga menekankan pentingnya mengajarkan keterampilan mendengar di sekolah. Menurutnya, kemampuan ini penting untuk menciptakan dunia yang lebih terhubung dan saling memahami.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....