Sebanyak 184 Siswa Mulai Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat OKI

  • 11 Agt 2026 14:58 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati OKI Muchendi Mahzareki secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI pada Senin, 10 Agustus 2026, menandai dimulainya aktivitas pendidikan di sekolah berasrama tersebut.
  • Sebanyak 184 siswa mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI
  • Program Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

RRI.CO.ID, OKI - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI, Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan tersebut menandai dimulainya aktivitas pendidikan bagi peserta didik di sekolah berasrama tersebut.

‎Sebanyak 184 siswa dari keluarga tidak mampu yang mulai mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI. Para siswa berasal dari Kabupaten OKI dan Kota Palembang yang mendapatkan pendidikan dan fasilitas secara gratis.

‎Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI menyediakan pendidikan jenjang SD hingga SMA secara gratis bagi peserta didik. Para siswa juga memperoleh asrama, kantin, laboratorium komputer, perpustakaan, dan lapangan olahraga.

‎Muchendi mengatakan kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap akses pendidikan keluarga kurang mampu. Ia meminta siswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk belajar dan membangun masa depan.

‎“Kalian adalah anak-anak yang terpilih. Negara sudah hadir, orang tua juga sudah menaruh harapan besar. Ikuti pendidikan dengan sungguh-sungguh dan jangan sampai putus di tengah jalan,” ujarnya.

‎Menurut Muchendi, menghadirkan program Sekolah Rakyat di OKI membutuhkan perjuangan dan dukungan berbagai pihak. Program tersebut merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Siswa siswi Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI, Senin, 10 Agustus 2026. (Foto: Humas Diskominfo OKI)

‎Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI, Devi Mardianti, mengatakan fasilitas sekolah mendukung pembelajaran dan perkembangan potensi siswa. Ia berharap fasilitas tersebut meningkatkan motivasi belajar, prestasi, serta pembentukan karakter peserta didik.

‎“Fasilitas yang tersedia mudah-mudahan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak-anak. Kami berharap fasilitas ini bisa mendorong motivasi mereka untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi,” pungkas Devi.

‎Devi menargetkan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI berkembang menjadi sekolah unggulan dan rujukan pendidikan berasrama. Pendidikan yang diterapkan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga karakter dan potensi siswa.

‎“Saya berkomitmen membagikan praktik-praktik baik dan menjadikan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI sebagai salah satu sekolah terbaik, sekolah unggulan dan rujukan sekolah berasrama yang memberikan layanan pendidikan bermutu,” katanya.

‎Penyelenggaraan sekolah rakyat ini atas kolaborasi Kementerian Sosial, Pemkab OKI, Dinas Sosial, PLN, PDAM, dan Dinas Kesehatan. Sinergi lintas sektor diperlukan untuk memastikan layanan pendidikan dan fasilitas siswa berjalan optimal.

‎“Program ini adalah mandat besar Presiden Prabowo untuk memuliakan masyarakat yang tidak mampu melalui pendidikan berasrama yang bermutu. Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami membutuhkan kehadiran dan komitmen semua sektor untuk membesarkan, merawat, dan menyukseskan Sekolah Rakyat,” jelasnya.

‎Di lain sisi, Perwakilan Kementerian Sosial, Feri Aprianto, meminta siswa tidak menyia-nyiakan kesempatan pendidikan yang telah diperoleh. Ia menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar siswa tekun belajar demi menentukan masa depan mereka.

‎“Belajar, belajar, belajar. Yang dilakukan hari ini akan menentukan masa depan kalian,” ucap Feri.







google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....