Menunggu Pesawat Makin Nyaman di Serambi MyPertamina
- 17 Mar 2026 12:42 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Menunggu jadwal keberangkatan pesawat kini tak lagi membosankan bagi penumpang di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel baru saja meresmikan Serambi MyPertamina, sebuah oasis kenyamanan di tengah riuhnya area keberangkatan.
Mulai Selasa, 14 Maret 2026 hingga Minggu, 29 Maret 2026, penumpang bisa menikmati sederet fasilitas premium tanpa dipungut biaya sepeser pun. Area ini dirancang untuk mengubah waktu tunggu yang biasanya menjemukan menjadi momen relaksasi.
Fasilitas yang disediakan pun tergolong lengkap. Mulai dari layanan porter untuk membantu barang bawaan, kursi pijat otomatis, barbershop bagi yang ingin tampil rapi sebelum terbang, hingga games station dan charging box. Tak hanya itu, penumpang juga bisa mencicipi makanan dan minuman ringan secara cuma-cuma.
Bagi pengguna aplikasi MyPertamina, poin yang terkumpul bisa ditukarkan dengan berbagai merchandise menarik, seperti earbuds nirkabel, tumbler, hingga lunch box.
Salah satu pengunjung, Adil, yang sedang mengantar temannya menuju Jakarta, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran area ini.
"Awalnya saya cuma mengantar teman. Sambil menunggu, saya coba kursi pijatnya dan ternyata enak sekali buat melepas lelah. Tempatnya juga nyaman buat duduk santai sambil cas HP," ujar Adil dengan antusias.
Selain di Palembang, fasilitas serupa juga bisa ditemukan di jalur ekspres Pelabuhan ASDP Bakauheni, Lampung Selatan. Langkah ini merupakan strategi Pertamina untuk menyambut arus mudik Lebaran 2026.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menjelaskan bahwa Serambi MyPertamina adalah wujud pelayanan ekstra bagi pemudik.
"Kami ingin menyediakan ruang istirahat yang nyaman bagi pemudik. Berbagai fasilitas gratis ini diharapkan bisa membuat masyarakat beristirahat sejenak agar perjalanan mereka lebih menyenangkan," ungkap Rusminto.
Inisiatif ini membuktikan bahwa Pertamina tidak hanya fokus pada penyediaan energi bagi kendaraan, tetapi juga peduli pada "energi" para penumpangnya melalui kenyamanan fisik selama di perjalanan.