Gubernur Sumsel Tinjau Jalur Mudik, Targetkan Sumsel Bebas Lubang

  • 11 Mar 2026 05:55 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mempercepat pembenahan jalur mudik menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau langsung kesiapan jalur tersebut di kawasan Jembatan Musi V, Selasa 10 Maret 2026.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Jalur tersebut menjadi salah satu titik penting pergerakan kendaraan saat arus mudik Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan pemerintah terus berupaya memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman dan lancar. Perbaikan infrastruktur jalan menjadi fokus utama menjelang masa mudik.

Menurutnya, pemerintah bersama berbagai pihak mempercepat perbaikan jalan di sejumlah titik. Upaya tersebut dilakukan dengan menutup lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.

“H-10 menjelang Lebaran, kita targetkan seluruh lubang di jalan sudah tertutup,” katanya.

Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan jalur mudik di Sumatera Selatan berada dalam kondisi optimal. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

“Kita ingin memastikan jalur mudik di Sumsel zero lubang, sehingga masyarakat bisa melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Herman Deru juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang terlibat dalam percepatan perbaikan infrastruktur. Dukungan tersebut dinilai penting untuk menjaga kelancaran arus mudik.

Ia menyebut sejumlah perusahaan konstruksi dan instansi terkait tetap bekerja menyelesaikan pembangunan jalan. Salah satunya perusahaan konstruksi Wijaya Karya yang terlibat dalam pekerjaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Selatan Panji Krisna Wardana menjelaskan masih terdapat beberapa titik yang memerlukan perhatian khusus. Kondisi tersebut terutama ditemukan di wilayah rawa.

Menurutnya, karakter tanah di wilayah tersebut memiliki kedalaman hingga 18 meter. Kondisi itu membuat proses perbaikan dan penguatan struktur tanah memerlukan penanganan khusus.

Karena itu, pihak Hutama Karya masih melakukan pekerjaan perbaikan di sejumlah titik tersebut. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kekuatan konstruksi jalan tetap terjaga.

Panji juga menyampaikan adanya beberapa kendala teknis pada Jembatan Musi V. Namun pihaknya telah menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan jangka panjang.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kualitas dan kekuatan jembatan tetap terjaga. Dengan demikian, jalur tersebut dapat digunakan secara aman oleh masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Rekomendasi Berita