Pendaftaran Tutup Hari Ini! Kuota KA Rajabasa-Tanjungkarang Masih Tersedia
- 05 Mar 2026 08:47 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Program Mudik Gratis 2026 kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Bank Sumsel Babel dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre III Palembang mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Hingga 3 Maret 2026, sebanyak 1.872 orang telah mendaftar dari total kuota 2.912 tiket yang disediakan.
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengungkapkan program ini menyediakan perjalanan gratis menggunakan KA Bukit Serelo tujuan Lubuk Linggau dan KA Rajabasa tujuan Tanjungkarang. Kuota disiapkan untuk keberangkatan 16 dan 17 Maret 2026.
Untuk keberangkatan 16 Maret 2026, kuota KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau telah habis terdaftar. Sementara KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjungkarang mencatat 473 pendaftar atau 57 persen dari total kapasitas.
“Kami ingin memastikan setiap perjalanan bukan hanya sampai tujuan, tetapi juga menghadirkan rasa aman, nyaman, dan penuh kehangatan. KAI akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Aida, Senin 2 Maret 2026.
Pada keberangkatan 17 Maret 2026, KA Bukit Serelo tujuan Lubuk Linggau telah diikuti 447 pendaftar atau 72 persen. Adapun KA Rajabasa tujuan Tanjungkarang mencatat 328 pendaftar atau 39 persen dari kapasitas yang tersedia.
Melihat tingginya animo masyarakat, KAI mengimbau calon peserta segera memanfaatkan sisa kuota. Ketersediaan tempat duduk dapat berubah sewaktu-waktu seiring proses pendaftaran yang terus berjalan hingga batas akhir 5 Maret 2026 atau sampai kuota terpenuhi.
Pendaftaran untuk keberangkatan 16 Maret dilakukan secara langsung di Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan Bidang Perkeretaapian di Palembang dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga. Peserta juga diwajibkan mengikuti akun media sosial resmi penyelenggara.
Sementara itu, pendaftaran keberangkatan 17 Maret dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan panitia. KAI menegaskan pentingnya ketelitian dalam pengisian data agar tidak terjadi kendala saat penerbitan tiket, sehingga program mudik gratis ini dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.