Obyek Wisata Air Hitam Menjadi Pilihan Destinasi Berlibur di Palangka Raya
- 26 Mar 2026 16:25 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Obyek Wisata penuh eksotis wisata Air Hitam Kereng Bangkirai, Kota Palangka Raya menjadi daya tarik bagi warga Kalimantan Tengah, khususnya pada momen libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah. Destinasi unggulan di Kota Palangka Raya ini mencatatkan lonjakan kunjungan yang signifikan dibandingkan hari biasa.
Tak hanya didominasi warga lokal Palangka Raya, wisatawan terpantau datang jauh-jauh dari Kabupaten Katingan, Gunung Mas, hingga Pulang Pisau.
Di tengah padatnya pengunjung, aspek keselamatan menjadi perhatian serius pemerintah. Personel Basarnas tampak bersiaga menggunakan speedboat melakukan patroli keliling.
| Baca juga: FBIM Lestarikan Budaya dan Pariwisata |
Mereka memastikan setiap kapal hias dan sepeda air tetap berada di jalur aman dan tidak melewati batas sungai yang telah ditentukan.
Kenyamanan yang ditawarkan wisata di Kereng Bangkirai tahun ini mendapat apresiasi dari pengunjung. Sri Aulia, salah satu wisatawan yang datang bersama keluarga besar mengaku terkesan dengan penataan kawasan tersebut.
”Tahun ini fasilitas di wisata air hitam jauh lebih lengkap dan tertata. Kami sengaja ke sini karena jaraknya dekat dan pemandangannya khas Kalimantan banget,” ujar Sri, Selasa, 24 Maret 2026.
Cukup dengan membayar karcis masuk sebesar Rp5.000 per orang, pengunjung sudah bisa menikmati keindahan dermaga, berjalan di atas titian jembatan kayu yang ikonik dengan latar rumah panggung, hingga berswafoto.
Bagi yang ingin memacu adrenalin ringan, tersedia penyewaan sepeda air angsa seharga Rp50.000 untuk kapasitas dua orang.
Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya melalui Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif, Kuncoro Adi, menegaskan bahwa berwisata di dalam kota adalah pilihan cerdas bagi keluarga yang ingin efisiensi waktu dan biaya.
Lebih dari sekadar rekreasi, Kuncoro menyebut gerakan wisata lokal ini sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Kunjungan warga lokal memberikan dampak instan bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil yang menggantungkan hidup di sektor pariwisata.
“Kami berharap masyarakat menjadi agen promosi wisata sendiri. Dengan berkunjung ke objek wisata lokal, perputaran ekonomi daerah bergerak lebih cepat dan langsung menyentuh kesejahteraan pengelola serta pedagang di sana,” ujarnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....