Sinergi UMKM Memperkuat Suplai Bahan Baku MBG

  • 19 Feb 2026 23:14 WIB
  •  Palangkaraya

‎‎RRI.CO.ID, Palangka Raya : Guna memperkuat program Makan Bergizi Gratis (MBG), lintas sektor di Kota Palangka Raya, melakukan koordinasi guna memastikan kesiapan operasional dapur, sekaligus memajukan ekonomi daerah melalui rantai pasok lokal namun berstandar nasional.

‎‎Dalam pertemuan lintas sektor, juga bertujuan untuk mengintegrasikan produk lokal ke dalam ekosistem satuan pelayanan pemenuhan gizi sesuai arahan dari Badan Gizi Nasional.

‎‎Kepala Bidang UMKM, Dinas Perdagangan, Koperasi, ko UKM dan Perindustrian, Rahmanita, mengatakan kolaborasi difokuskan pada tiga pilar utama pemberdayaan ekonomi melibatkan UMKM lokal, sebagai pemasok utama bahan baku.

‎‎Standar kesehatan memastikan seluruh produk olahan memiliki standar ketahanan pangan nasional dan kesiapan operasional menjamin stabilitas distribusi bahan pangan untuk dapur SPPG.

‎‎"Yang pasti memang kita akan terus monitoring, maka itu tadi kita perlukan laporan yang berkelanjutan dan koordinasi juga saya harapkan tidak terputus dan sejauh ini memang dari pihak ketiga terutamanya, selalu koordinasi, sehingga kita juga bisa memantau," katanya, Kamis 19 Februari 2026.

‎‎Sementara itu, Koorcam BGN Kota Palangka Raya, Willi Parisma, menyebut koordinasi bersama pelaku UMKM, merupakan langkah yang tepat, dimana pihaknya harus membangun sinergitas dari pusat ke wilayah dan ke UMKM. "Tepat sekali, dimana kita harus membangun sinergitas dari pusat ke wilayah," ucapnya.

‎‎Sedangkan pihak ketiga dalam hal ini Direktur PT Multi Karya Boga, Ratna Samila Sari, mengungkapkan kolaborasi akan membentuk suatu pola, klaster dan sistem rantai suplai.

‎‎Rantai suplai dimaksut, yakni produk-produk apa saja pihaknya perlukan serta bagaimana pemenuhannya dari UMKM dan bagaimana regulasinya dengan Pemerintah Kota Palangka Raya.

‎‎"Salah satu contohnya kenapa kita libatkan Pemko, UMKM yang akan menjadi supplier kami itu, ‎dia harus memiliki regulasi yang dikeluarkan oleh Pemko. Kemudian mengedukasi UMKM lokal, bahwa ini adalah suatu rantai bisnis profesional. ‎Jadi mindsetnya mereka harus menjaga kualitas, komitmen, continue product itu terjaga," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....