Kebakaran Gedung Biro Kesra, Gubernur Kalteng Sebut Ada Unsur Kelalaian

  • 12 Agt 2026 07:33 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Suasana kompleks Kantor Gubernur Kalimantan Tengah masih diselimuti bau hangus dan sisa asap, Gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah yang berdiri di tengah kompleks itu kini menyisakan puing dan dinding menghitam, setelah dilalap si jago merah Rabu, 12 Agustus 2026 dini hari tadi.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bergegas turun langsung ke lokasi begitu menerima kabar kebakaran. Ia menyusuri sisa-sisa bangunan yang porak-poranda, memeriksa satu per satu sudut gedung yang dulunya menjadi pusat pelayanan kesejahteraan rakyat itu.

Namun yang membuat Agustiar geram bukan hanya kobaran api yang meludeskan gedung, melainkan temuan yang menurutnya seharusnya tidak perlu terjadi.

Seluruh hydrant di sekitar kompleks Kantor Gubernur Kalteng ternyata tidak berfungsi sama sekali. Padahal, hydrant adalah garda terdepan yang mestinya selalu siaga menghadapi keadaan darurat seperti ini.

"Ini seperti ada kelalaian, ada hydrant sepertinya tidak berfungsi, hal ini tentu menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran, harusnya selalu diperiksa dan dipastikan semuanya berfungsi dengan baik," ujar Agustiar dengan nada tegas.

Api pertama kali diperkirakan muncul sekitar pukul 02.15 WIB, saat kompleks perkantoran itu benar-benar lengang tanpa aktivitas pegawai. Dalam kesunyian dini hari itulah, kobaran api mulai menjalar tanpa ada yang menyadarinya sejak awal.

Begitu kabar kebakaran menyebar, warga sekitar dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah pun geger. Banyak yang terkejut mendapati gedung yang biasa ramai oleh aktivitas pelayanan publik itu justru berubah menjadi lautan api di tengah malam buta.

Api dengan cepat merambat dan melalap hampir seluruh bagian bangunan, mulai dari ruang kepala biro, ruang kepala bagian, ruang kepala subbagian, hingga ruangan staf di berbagai tingkatan. Dalam hitungan waktu, hampir seluruh ruangan di Gedung Biro Kesra tak lagi bisa diselamatkan.

Gubernur Agustiar Sabran memastikan masyarakat tidak perlu khawatir. Ia menegaskan bahwa pelayanan Biro Kesra kepada publik akan tetap berjalan seperti biasa, meski untuk sementara waktu harus dipindahkan ke gedung lain selama proses perbaikan berlangsung.

"Pelayanan pastinya akan tetap berjalan seperti biasa, meski beralih tempat," ucapnya dengan nada tegas.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran masih menjadi tanda tanya besar. Tim Identifikasi Kepolisian (Inafis) Polresta Palangka Raya kini tengah bekerja menyisir lokasi kejadian, mengumpulkan setiap petunjuk yang tersisa demi mengungkap asal-muasal api yang menghanguskan gedung pelayanan publik tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....