Sinode Umum ke-25 GKE Resmi Dibuka, Pilih Ketua Umum dan Susun Kebijakan Strategis
- 09 Jul 2026 19:34 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Murung Raya - Pembukaan Sinode Umum ke-25 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Tahun 2026 resmi dilaksanakan pada Kamis malam di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan. Sidang umum yang digelar setiap lima tahun sekali ini akan berlangsung selama lima hari dengan sejumlah agenda penting untuk menentukan arah pelayanan GKE pada periode selanjutnya.
Salah satu agenda utama dalam Sinode Umum ke-25 GKE adalah pemilihan Ketua Umum Majelis Sinode yang baru untuk memimpin pelayanan GKE se-Kalimantan. Ketua Umum Majelis Sinode GKE Periode 2021–2026, Pendeta Simpun Leon, mengatakan penetapan kebijakan umum pelaksanaan tugas panggilan gereja harus dilakukan secara menyeluruh, sehingga setiap perwakilan resort yang mengikuti sidang demokratis terbatas diharapkan menggunakan hak suaranya secara bijaksana dalam memilih pemimpin untuk periode berikutnya.
"Karena itu mari, jika Bapak Ibu ingin meneruskan perjalanan 5 tahun kami, silakan bersiap-siap diri meminta kepada Tuhan, agar sungguh Tuhan memakai kita menjadi alatnya. Kami memohon agar pemilihan ini tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, untuk kepentingan kelompok, dan kepentingan apa pun. Tetapi satu-satunya adalah kepentingan Tuhan melalui Gereja Kalimantan Evangelis," katanya, Selasa, 7 Juli 2026.
Lebih lanjut, Bupati Murung Raya, Heriyus Midel Yoseph, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah Sinode Umum ke-25 GKE. Menurutnya, selama ini GKE telah memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan nilai-nilai kebaikan, keadilan, dan kebenaran melalui pelayanan di bidang pendidikan, sosial, serta pembinaan kehidupan bermasyarakat.
"Pemerintah Kabupaten Murung Raya mendukung esensi dari tema ini, kebaikan, keadilan, dan kebenaran. Selama ini GKE telah memberikan kontribusi yang sangat nyata ke Kabupaten Murung Raya dalam mewujudkan nilai-nilai tersebut, baik melalui pembinaan mental spiritual, bidang pendidikan, serta sosial, keharmonisan, dan toleransi. Inilah yang menjadi modal utama kita dalam membangun daerah," katanya.
Pada pelaksanaan Sinode Umum ke-25 ini, panitia mengangkat tema "Hiduplah sebagai terang yang membuahkan kebaikan, keadilan, dan kebenaran." Tema tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh peserta sidang untuk menghasilkan keputusan yang berpihak pada kepentingan gereja, sekaligus memperkuat pelayanan GKE di tengah kehidupan masyarakat.
Melalui Sinode Umum ke-25 ini, seluruh peserta diharapkan dapat menjaga semangat persatuan, kebersamaan, dan tanggung jawab dalam setiap proses persidangan. Hasil sidang nantinya diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang membawa GKE semakin berperan dalam melayani jemaat serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan dunia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....