Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM di Palangka Raya, Pastikan Stok Tersedia
- 08 Mei 2026 12:50 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya — PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melakukan optimalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) seiring meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Palangka Raya.
Pertamina memastikan penyaluran BBM, baik Pertalite maupun Pertamax, tetap berjalan lancar dan stok tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi bukan disebabkan kelangkaan BBM, melainkan peningkatan aktivitas konsumsi dalam waktu bersamaan. Ia menegaskan stok BBM di seluruh SPBU wilayah Palangka Raya dalam kondisi tersedia.
“Pertamina saat ini melakukan pengaturan jadwal pengiriman secara berkala dari Fuel Terminal Pulang Pisau untuk memastikan pemerataan stok di seluruh wilayah Palangka Raya dan sekitarnya, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” ujar Edi dalam keterangan tertulis yang diterima RRI Palangka Raya, Kamis, 7 Mei 2026.
Edi menambahkan, meningkatnya kepadatan kendaraan dan lonjakan permintaan BBM di SPBU dalam waktu singkat menyebabkan perlunya manajemen stok yang lebih intensif. Selain itu, proses distribusi dari Fuel Terminal ke SPBU, termasuk tahapan bongkar muat, juga memerlukan waktu, terutama saat terjadi permintaan tambahan pasokan dari SPBU.
“Untuk SPBU yang mengalami lonjakan konsumsi, Pertamina akan segera melakukan pengiriman dengan menyesuaikan kebutuhan masing-masing SPBU, sehingga penyaluran tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” ucapnya.
Pertamina juga terus melakukan pemantauan distribusi secara intensif serta berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian setempat guna membantu pengaturan antrean di lapangan agar tetap tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas.
Selain itu, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebih atau panic buying. Masyarakat juga diminta melakukan pengisian BBM sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku agar distribusi dapat berjalan lebih lancar dan merata.
Pertamina turut mengajak masyarakat untuk mengelola konsumsi BBM secara bijak di tengah dinamika energi global, sehingga penggunaan BBM tidak berlebihan dan distribusi tetap berjalan lancar bagi seluruh masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi energi di wilayah Kalimantan Tengah melalui sinergi bersama pemerintah daerah. Jika masyarakat membutuhkan informasi atau menemukan kendala pelayanan, dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” ujar Edi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....