Petugas Mulai Lakukan Pemeriksaan Hewan yang Dijual untuk Keperluan Kurban
- 05 Mei 2026 21:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemeriksaan kesehatan hewan kurban mulai dilakukan petugas dengan turun langsung ke lapangan dalam beberapa hari ke depan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan hewan yang dijual masyarakat dalam kondisi sehat dan layak dijadikan hewan kurban.
Kepala UPTD Rumah Pemotongan Hewan Kalampangan, Ganjar Priyatno, mengatakan setiap hewan yang memenuhi syarat kesehatan akan diberikan tanda khusus. Sebaliknya, hewan yang tidak memenuhi kriteria tidak akan diberi penandaan, sehingga masyarakat dapat lebih mudah membedakan hewan yang layak untuk dibeli.
“Dengan adanya pemeriksaan ini, diharapkan kualitas hewan kurban yang beredar tetap terjaga dan sesuai ketentuan,” ujarnya, Selasa, 5 Mei 2026.
Sementara itu, seorang penjual sapi, Supendi, mengungkapkan penjualan sapi kurban tahun ini mengalami sedikit penurunan. Menurutnya, kondisi tersebut dipengaruhi oleh situasi ekonomi yang belum stabil, termasuk kenaikan harga bahan pokok dan bahan bakar.
“Sapi kurban didatangkan dari luar daerah seperti Kupang dan Bima, dengan harga yang cenderung meningkat karena biaya transportasi ikut naik,” katanya.
Berdasarkan data, ketersediaan hewan kurban di Kota Palangka Raya tahun ini diperkirakan masih mencukupi kebutuhan masyarakat. Untuk sapi, jumlah yang tersedia mencapai sekitar 1.500 ekor, sementara kebutuhan berada di kisaran 1.300 ekor.
Adapun untuk kambing, kebutuhan masyarakat diperkirakan sekitar 400 ekor dan dinilai masih dapat terpenuhi. Meski demikian, kondisi ekonomi saat ini turut mempengaruhi daya beli masyarakat, sehingga berdampak pada penurunan transaksi hewan kurban di lapangan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....