BMKG Prediksi Potensi El Nino dan Kemarau di Awal dan Akhir Mei
- 29 Apr 2026 14:38 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Potensi kemarau panjang dan fenomena El Nino diperkirakan akan terjadi di Indonesia dalam waktu dekat. Meski demikian, masih banyak masyarakat yang memahami musim kemarau dan El Nino sebagai satu kondisi yang sama.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Tjilik Riiwut Palangka Raya, Anton Budiono, menegaskan bahwa musim kemarau dan El Nino merupakan dua kondisi berbeda meski saling berkaitan. Menurut prediksi BMKG, El Nino yang ditandai dengan penurunan curah hujan mulai terjadi pada awal Mei, sedangkan musim kemarau di Kalimantan Tengah diperkirakan baru dimulai pada akhir Mei.
"Tadi saya mengatakan bahwa mulainya di bulan Mei, jadi Mei ini adalah mulainya El Nino. Kita perlu tegaskan perbedaan El Nino dan musim kemarau, di mana musim kemarau sendiri kita prediksi mulai masuk ke Kalimantan Tengah ini di Mei juga, tapi di akhir bulan," katanya, saat menjadi narasumber program Dialog Kalteng Menyapa di Pro 1 RRI Palangka Raya, Selasa, 28 April 2026.
Lebih lanjut, Anton Budiono menjelaskan bahwa awal musim kemarau di Kalimantan Tengah diprediksi terjadi di wilayah Kapuas dan Pulang Pisau. Setelah itu, kondisi kemarau akan meluas secara bertahap ke berbagai daerah lainnya di Kalimantan Tengah.
"Jadi mulai di wilayah Kapuas dan Pulang Pisau bagian selatan, nanti berangsur-angsur seluruh wilayah Kalimantan Tengah ini kita prediksi masuk musim kemarau di akhir bulan Juni. Jadi memang seluruh wilayah Kalimantan Tengah akhir bulan Juni sudah masuk musim kemarau secara merata," katanya.
Ia menambahkan bahwa pada akhir Juni, seluruh wilayah Kalimantan Tengah diperkirakan sudah sepenuhnya memasuki musim kemarau. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran musim yang berlangsung secara bertahap dari selatan ke wilayah lainnya.
Dengan adanya fenomena El Nino yang mencapai puncak pada periode Mei hingga Agustus, potensi penurunan curah hujan perlu diwaspadai. Masyarakat diharapkan dapat mempersiapkan diri menghadapi dampak kemarau panjang, terutama terkait ketersediaan air dan potensi kebakaran hutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....