Peluang Investasi di Kalteng Terbuka Luas, Perlu Dukungan SDM dan Kepastian Hukum

  • 28 Apr 2026 17:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Peluang investasi di suatu daerah tidak hanya dinikmati kalangan tertentu, tetapi juga dapat menjangkau pelaku usaha kecil, menengah, hingga individu di daerah terpencil. Hal ini dinilai penting untuk mendorong pemerataan ekonomi secara berkelanjutan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Untuk itu, akses layanan investasi perlu dipermudah, cepat, dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Namun demikian, tantangan dalam meningkatkan investasi masih cukup kompleks, mulai dari kepastian hukum, kesiapan sumber daya manusia, hingga pengaruh stabilitas ekonomi global terhadap keputusan investor.

Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat guna memastikan investasi yang masuk tidak hanya meningkat secara kuantitas, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan.

Dosen Ekonomi Universitas Palangka Raya (UPR), Miar Peter Bakar, mengatakan kondisi investasi di Kalimantan Tengah saat ini tergolong cukup baik. Sejumlah sektor telah berkembang dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, khususnya dalam meningkatkan pendapatan domestik regional.

Meski demikian, ia menegaskan upaya peningkatan investasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Menurutnya, faktor utama yang dibutuhkan investor adalah kepastian waktu dan jaminan hukum yang kuat, disertai produktivitas tinggi serta daya saing yang kompetitif.

Ia juga menyoroti pentingnya penciptaan nilai tambah lokal melalui pengelolaan komoditas unggulan daerah, seperti sawit, nikel, dan sektor pertanian, agar tidak hanya diekspor dalam bentuk mentah, tetapi juga diolah di dalam negeri.

“Selain itu, penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan industri, serta kemitraan antara UMKM dan perusahaan besar sangat krusial. Kalimantan Tengah juga perlu memiliki strategi unggulan yang jelas, termasuk peningkatan infrastruktur dan penguatan kelembagaan agar lebih kompetitif,” ujar Miar, Selasa, 28 April 2026.

Sementara itu, tokoh masyarakat sekaligus pengusaha asal Kabupaten Kotawaringin Timur, Gumarang, menyampaikan kemajuan teknologi turut memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan investasi di daerah, terutama dalam meningkatkan efisiensi usaha.

Menurutnya, kondisi geografis wilayah yang luas menjadikan pemanfaatan teknologi digital sangat membantu dalam pemasaran, transaksi, hingga distribusi. Namun, perkembangan ini juga berdampak pada bisnis konvensional, meski tidak dapat dihindari karena merupakan bagian dari kemajuan zaman.

“Dengan berkembangnya ekonomi digital di Kalimantan Tengah dalam beberapa tahun terakhir, khususnya pada sektor UMKM, turut meningkatkan aktivitas usaha dan investasi di daerah,” kata Gumarang.

Ia menambahkan, berbagai produk seperti makanan, kerajinan tangan, kosmetik, hingga busana kini dipasarkan melalui platform digital. Meski demikian, pasar konvensional tetap memiliki tempat tersendiri karena perilaku konsumen yang beragam.

Ke depan, diperkirakan akan terjadi pergeseran pola transaksi, di mana sistem digital dan konvensional akan berjalan berdampingan dalam persaingan yang sehat, sehingga dapat mendorong iklim investasi yang semakin inklusif di Kalimantan Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....