BPBD Palangka Raya Ingatkan Bahaya Karhutla
- 20 Apr 2026 08:30 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada tahun 2026. Imbauan ini disampaikan menyusul prediksi musim kemarau yang akan berlangsung lebih panjang, sehingga risiko kebakaran diperkirakan meningkat.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satriya Budi, mengatakan bahwa kondisi cuaca yang cenderung kering menjadi faktor utama meningkatnya potensi karhutla di wilayah tersebut. Oleh karena itu, kesiapsiagaan semua pihak sangat diperlukan sejak dini.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau tahun ini diprediksi lebih panjang dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai dapat memperbesar peluang terjadinya kebakaran hutan dan lahan jika tidak diantisipasi dengan baik.
“Kemarau yang lebih panjang tentu meningkatkan risiko karhutla. Karena itu, perlu adanya kesiapsiagaan bersama dari pemerintah dan masyarakat,” ujarnya pada Minggu, 19 April 2026.
Hendrikus menegaskan, salah satu langkah penting yang harus dilakukan masyarakat adalah tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Selain melanggar hukum, praktik tersebut juga berpotensi memicu kebakaran besar yang sulit dikendalikan.
Menurutnya, dampak kebakaran tidak hanya merusak hutan dan lahan, tetapi juga menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat. Kondisi ini bahkan bisa berdampak luas hingga ke sektor ekonomi dan aktivitas sehari-hari warga.
Selain itu, BPBD Kota Palangka Raya juga mengimbau masyarakat untuk mulai menghemat penggunaan air sejak dini. Upaya ini dinilai penting guna mengantisipasi kemungkinan berkurangnya ketersediaan air bersih selama musim kemarau berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....