Paguyuban Brawijaya Ikut Membangun Kalteng di Sektor Ekonomi
- 19 Apr 2026 14:42 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kegiatan halalbihalal keluarga besar Brawijaya menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, sekaligus saling memaafkan antar anggota yang selama ini jarang bertemu. Ketua Paguyuban Brawijaya Kalimantan Tengah, Farhan Slamet, menyampaikan bahwa kegiatan ini mengusung semangat “mengumpulkan kembali saudara yang terpisah.”
Momen Idulfitri dinilai sebagai waktu yang tepat untuk mempererat kebersamaan, terutama bagi para perantau yang berada jauh dari kampung halaman. "Halalbihalal ini juga menjadi sarana memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah. Anggota diharapkan mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah, dengan tetap menjunjung nilai kebersamaan serta tidak melupakan budaya asal," ujarnya, Sabtu, 18 April 2026.
Lebih lanjut, organisasi Brawijaya juga berperan sebagai fasilitator dalam membuka peluang kerja sama, khususnya di bidang ekonomi. Salah satunya melalui program pertukaran komoditas antara Jawa Timur dan Kalimantan Tengah, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta mendukung ketahanan pangan.
Sementara itu, Pembina Paguyuban Brawijaya, Achmad Zaini, menekankan pentingnya menjaga soliditas antaranggota, terutama sesama warga Jawa Timur yang tinggal di perantauan.
"Saya terus mengingatkan agar seluruh anggota tetap menjaga keharmonisan dalam keberagaman serta menjunjung tinggi nilai persatuan di tengah masyarakat, sesuai pepatah, dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung,” ucapnya.
Di tempat sama, Asisten Administrasi Umum Sunarti Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarti l, mengatakan keberadaan komunitas Brawijaya dinilai menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat setempat. Meski berstatus perantau, para anggota diharapkan mampu berbaur dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar, termasuk dalam menjaga stabilitas sosial.
"Tak hanya fokus pada kegiatan sosial, organisasi ini juga mendorong penguatan sektor ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM di kalangan anggotanya. Dengan semangat kebersamaan, halalbihalal ini diharapkan menjadi titik awal untuk terus berkarya, mempererat persaudaraan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah," ujarnya.
Dari pantauan RRI, kegiatan Halalbihalal dimulai pukul 20.30 wib, bertindak sebagai pembaca Al Qur'an Maulana Safari mewakili daerah Magetan, Tahlil jama' dipimpin Ustad Drs Rofi'i Mastur M Ag dari Nganjuk, dan Penceramah bersama Ustadz Jauhari Salim, berasal dari Banyuwangi.
Panitia sengaja memberikan kesempatan pengisi acara semuanya berasal dari daerah Jawa Timur, yang telah tinggal di Palangka Raya, selanjutnya acara salam salaman menjadi penutup kegiatan halalbihalal, sampai berakhirnya acara, berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....