Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Pertamina Imbau Masyarakat Tak Panic Buying

  • 01 Apr 2026 18:33 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat dengan mengikuti arahan pemerintah untuk tidak melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi.

Sebagai badan usaha di sektor hilir energi, Pertamina Patra Niaga terus melakukan berbagai langkah strategis guna memastikan distribusi energi berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan koordinasi dan negosiasi dengan para pemasok, serta optimalisasi sistem distribusi untuk menjaga pasokan tetap aman.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun menyampaikan, pihaknya senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM.

"Kami juga melakukan berbagai upaya strategis seperti negosiasi dengan supplier dan optimalisasi distribusi untuk memastikan ketersediaan energi tetap terjaga bagi masyarakat," ujar Roberth, dalam rilis yang diterima, Rabu, 1 April 2026.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying.

Menanggapi kekhawatiran masyarakat akibat beredarnya isu kenaikan harga BBM yang sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun juga memberikan kepastian.

"Memang terdapat kekhawatiran dari masyarakat sejak beredarnya isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang kemudian berdampak pada antrean. Namun, pemerintah telah menegaskan bahwa per 1 April tidak ada kenaikan harga BBM," kata Edi Mangun.

Ia juga menegaskan, Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah.

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, baik melalui aktivitas pribadi maupun institusi.

Selain itu, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya, yang berpotensi memicu kepanikan. Partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga konsumsi yang wajar akan sangat membantu kelancaran distribusi energi di lapangan.

Melalui sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, ketersediaan energi nasional diharapkan dapat terus terjaga secara optimal demi mendukung aktivitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....