Pemprov Kalteng Pastikan Stok Bapok Aman Menjelang Idulfitri

  • 14 Mar 2026 23:20 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) memastikan stok barang kebutuhan pokok di pasaran masih aman menjelang Hari Raya Idulfitri. Meskipun sejumlah komoditas mengalami kenaikan harga, pemerintah menegaskan pasokan bahan pokok dipastikan cukup untuk beberapa bulan ke depan.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi dinamika harga di pasar. Pemprov Kalteng terus memastikan jalur distribusi tetap lancar agar tidak terjadi kelangkaan yang berpotensi memicu lonjakan harga.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalimantan Tengah, Norhani, menjelaskan kenaikan harga sejumlah komoditas bukan semata-mata dipicu oleh kenaikan bahan bakar minyak non-subsidi. “Kenaikan harga pada beberapa komoditas barang kebutuhan pokok seperti telur ayam ras, daging ayam ras, cabai, dan bawang bukan semata-mata karena kenaikan BBM,” ujarnya, Jumat, 13 Maret 2026.

Menurut Norhani, lonjakan harga lebih dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran. Selain itu, faktor cuaca juga sempat memengaruhi kelancaran pasokan dari luar daerah.

Ia juga mengakui bahwa kenaikan biaya logistik dan distribusi turut berdampak pada harga di tingkat pedagang maupun konsumen. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena Kalimantan Tengah masih bergantung pada pasokan pangan dari luar daerah, terutama dari Pulau Jawa dan Kalimantan Selatan.

Meski demikian, Norhani memastikan kondisi tersebut masih dalam batas wajar dan tetap terkendali selama pasokan bahan pokok tersedia di pasar. Sebagai langkah menekan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat, Pemprov Kalteng bersama para pemangku kepentingan terus melakukan intervensi pasar melalui berbagai program seperti sidak pasar, pasar murah, serta Gerakan Pangan Murah.

“Dampak kenaikan BBM terhadap harga barang kebutuhan pokok di pasar-pasar Kalteng tetap bisa dimitigasi melalui intervensi pasar yang rutin seperti sidak pasar, pasar murah, dan Gerakan Pangan Murah,” ucapnya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga sekaligus memberikan ketenangan bagi masyarakat Kalimantan Tengah dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....