Pemprov Luncurkan Program Pendidikan, Perkuat SDM Generasi Muda
- 06 Mar 2026 15:33 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pendidikan pada tahun 2026. Salah satu fokus utama adalah pengembangan pendidikan vokasi serta pemberian bantuan pendidikan bagi para pelajar di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan peluncuran program tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki keterampilan dan daya saing. Reza menyampaikan hal tersebut usai mengikuti kegiatan peluncuran program pendidikan yang digelar di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis 5 Maret 2026.
Menurutnya, berbagai program yang diluncurkan tidak hanya menitikberatkan pada perluasan akses pendidikan, tetapi juga pada penguatan kompetensi dan keterampilan generasi muda agar siap menghadapi dunia kerja.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah program vokasi yang diinisiasi langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran. Program ini dirancang untuk memberikan pendidikan berbasis praktik kepada para peserta, khususnya di sektor pertanian dan bidang produktif lainnya.
“Program vokasi ini dirancang dengan kuota sekitar 2.000 peserta yang mengikuti pendidikan selama satu tahun dengan sistem pembelajaran yang memadukan teori dan praktik secara langsung,” kata Reza.
Dalam skema pembelajaran tersebut, sekitar 30 persen kegiatan dilakukan di kelas, sedangkan 70 persen lainnya melalui praktik lapangan sehingga peserta dapat memperoleh pengalaman kerja secara langsung.
Melalui sistem tersebut, peserta tidak hanya memahami konsep secara akademis, tetapi juga belajar mengelola kegiatan produktif yang memiliki nilai ekonomi. Ketika melakukan praktik seperti menanam atau kegiatan pertanian lainnya, hasil yang diperoleh juga dapat memiliki nilai ekonomi sehingga peserta merasakan manfaat langsung dari kegiatan yang dilakukan.
Ia menambahkan, program vokasi ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan sejumlah perangkat daerah, antara lain Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Dinas Kehutanan yang memberikan dukungan teknis dalam pelaksanaannya.
Program ini juga didukung kerja sama dengan perguruan tinggi, salah satunya melalui program pendidikan Diploma 1 (D1) yang dilaksanakan bersama Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Menurut Reza, sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang kuat sekaligus membuka peluang kerja baru bagi generasi muda di Kalimantan Tengah. “Program ini merupakan bagian dari implementasi Kartu Huma Betang yang bertujuan meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka lapangan kerja baru,” ujarnya.
Selain program vokasi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan berbagai bantuan pendidikan bagi pelajar, mulai dari program sekolah gratis hingga bantuan perlengkapan belajar. Bantuan tersebut meliputi program simpanan pelajar serta paket perlengkapan sekolah seperti tas, buku, alat tulis, dan berbagai kebutuhan belajar lainnya.
Melalui berbagai program pendidikan tersebut, pemerintah daerah berharap para pelajar semakin termotivasi menempuh pendidikan dan mampu menjadi generasi yang berdaya saing dalam membangun Kalimantan Tengah di masa depan. (Disdik Kalteng)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....