Mahasiswa UIN Palangka Raya Juara 1 Duta Penelitian Kalteng 2026
- 24 Feb 2026 09:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Budaya dan kearifan lokal Kalimantan Tengah mengantarkan mahasiswa Universitas Islam Negeri Palangka Raya, Masrul Maulana Pratama, meraih Juara 1 Duta Penelitian Kalimantan Tengah 2026.
Pengalaman meraih prestasi tersebut dibagikan Masrul dalam program PRO 4 RRI Palangka Raya bertajuk Apresiasi Budaya dengan tema “Ilmu yang Bertumbuh, Budaya yang Terjaga: Kisah Peneliti Muda”.
Dalam perbincangan tersebut, Masrul menilai generasi muda saat ini masih kurang tertarik mengangkat isu kearifan lokal dalam penelitian. Banyak yang menganggap kajian budaya sebagai sesuatu yang ketinggalan zaman atau kurang relevan.
Namun menurutnya, anggapan tersebut keliru. Ia menegaskan bahwa kearifan lokal justru perlu dilestarikan dan dikembangkan karena memiliki nilai yang besar bagi identitas dan kemajuan Daerah.
“Jadi kearifan lokal itu perlu dilestarikan karena ada sebuah kaedah dalam usul fikih. Kita melestarikan atau mengembangkan budaya atau tradisi yang lama itu baik, tetapi akan lebih baik lagi jika kita bisa menghadirkan tradisi itu dalam konteks saat ini. Jadi melestarikan tradisi lama bukan berarti ketinggalan zaman. Justru kita bisa melihat bahwa kita lahir di wilayah yang kaya akan budaya. Sayang sekali kalau sebagai anak muda kita tidak mengangkatnya. Biasanya pemuda melihat tradisi itu aneh, akhirnya tidak tertarik untuk meneliti," ujarnya. Selasa, 24 Februari 2026.
Masrul menambahkan, dalam melakukan penelitian budaya atau kearifan lokal, diperlukan pendekatan komprehensif dengan melihat setidaknya tiga sudut pandang.
Pertama, pandangan lokal atau kondisi faktual di masyarakat. Kedua, perspektif kebudayaan dan nilai yang terkandung di dalamnya. Ketiga, sisi keagamaan serta regulasi pemerintahan yang berkaitan dengan praktik budaya tersebut.
Menurutnya, hal-hal yang terlihat sederhana di lapangan, seperti tradisi atau kebiasaan masyarakat, bisa menjadi objek penelitian yang kaya makna apabila dikaji lebih mendalam melalui berbagai perspektif.
Melalui capaian tersebut, Masrul berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Tengah yang berani mengangkat budaya daerah sebagai tema penelitian, sehingga ilmu pengetahuan dapat berkembang seiring dengan tetap terjaganya warisan budaya lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....