Stabilkan Harga, Bulog Kalteng Pesan 1,9 Juta Liter Minyakita
- 08 Feb 2026 20:24 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Dalam rangka memenuhi kebutuhan minyak goreng masyarakat menjelang Bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bulog Wilayah Kalimantan Tengah melakukan pemesanan Minyakita ke tiga pabrik besar. Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalimantan Tengah, Budi Sultika, mengatakan pihaknya akan melakukan pemesanan sebanyak 1,9 juta liter Minyakita ke tiga pabrik besar.
Hal ini sebagai langkah konkret menstabilkan harga minyak goreng, khususnya Minyakita, dengan cara intervensi pasar. Minyakita tersebut nantinya akan didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah, sebagai tindak lanjut mandat pemerintah kepada BUMN untuk aktif menjaga stabilitas harga minyak goreng.
Langkah tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 43 Tahun 2025, yang mengatur kewajiban pendistribusian 35 persen dari total kuota Domestic Market Obligation (DMO) Minyakita untuk menjaga keterjangkauan harga di tingkat masyarakat.
Kepala Kantor Bulog Wilayah Kalimantan Tengah, Budi Sultika, mengatakan bahwa saat melakukan peninjauan lapangan bersama Tim Gabungan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah, pihaknya masih menemukan Minyakita yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp15.700 per liter.
“Di lapangan ditemukan Minyakita dijual dengan kisaran harga Rp16.800 hingga Rp18.000 per liter. Ini jelas menyalahi ketentuan karena dijual di atas HET,” ujar Budi, Kamis, 5 Februari 2026.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian khusus Bulog dan Satgas Pangan Kalimantan Tengah. Ia menjelaskan, penjualan Minyakita di atas HET tersebut diduga berasal dari stok swasta, bukan dari distribusi BUMN.
“Kalau ditemukan Minyakita yang harganya di atas ketentuan, itu biasanya bukan berasal dari BUMN,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....