Dialog RRI Palangkaraya Membahas Penggunaan Listrik Aman
- 05 Feb 2026 15:12 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kota Palangka Raya, RRI Palangka Raya berkolaborasi dengan K3LK ULP Palangka Raya bagian Barat dan Kasongan menyelenggarakan program Dialog Interaktif bertajuk “Penggunaan Listrik Aman dan Produktif”. Kegiatan ini digelar secara langsung di RRI Pro 2 RRI dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan listrik yang aman dan bertanggung jawab.
Dalam dialog tersebut, Ketua Tim Bagian K3LK ULP Palangka Raya, Angga menyampaikan bahwa listrik memiliki peran penting dalam mendukung produktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Bahaya dan risiko dalam penggunaan listrik patut diwaspadai karena sifatnya yang tidak kasatmata dan baru dapat dirasakan dampaknya saat tersentuh oleh manusia. Selain risiko sengatan, panas yang ditimbulkan dari arus listrik juga dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran hingga ledakan yang membahayakan keselamatan.
“Penggunaan listrik memiliki bahaya dan risiko. Bahaya yang dapat ditimbulkan biasanya tersengat listrik. Listrik tidak terlihat, tetapi ketika sudah tersentuh baru terasa, dan yang kedua bisa menimbulkan panas yang mengakibatkan kebakaran bahkan ledakan.” ujarnya saat mengisi program Dialog Interaktif RRI Palangka Raya, Kamis, 5 Februari 2026.
Ketua Tim Bagian K3LK ULP Kasongan, Dimas, juga menyampaikan pentingnya memastikan instalasi listrik di rumah sesuai standar yang berlaku. Ia menegaskan pada pemasangan baru biasanya dimintakan Sertifikat Laik Operasi (SLO), yang diterbitkan oleh pihak ketiga untuk menyatakan bahwa instalasi jaringan listrik di rumah telah memenuhi standar dan aman digunakan.
“Pelanggan penting untuk memastikan instalasi rumah sesuai standar. Biasanya pada pemasangan baru dimintakan Sertifikat Laik Operasi (SLO), yang diterbitkan oleh pihak ketiga untuk menyatakan bahwa instalasi jaringan listrik di rumah sudah sesuai standar dan aman digunakan,” katanya.
Melalui program ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan bertanggung jawab dalam pemakaian listrik, melakukan pengecekan instalasi secara berkala, serta memastikan seluruh jaringan listrik di rumah telah memenuhi standar keselamatan. Upaya ini diharapkan dapat mencegah risiko sengatan listrik, kebakaran, dan ledakan, sekaligus mendukung produktivitas dan keselamatan masyarakat di Kalimantan Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....