DPKUKMP Palangka Raya Jamin Stok Gas LPG 3Kg Cukup

  • 30 Jan 2026 21:08 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026, ketersediaan stok gas LPG di wilayah Kota Palangka Raya dipastikan masih mencukupi. Namun, untuk LPG bersubsidi 3 kilogram tidak diperjualbelikan secara bebas dan hanya didistribusikan bagi masyarakat yang berhak atau kalangan kurang mampu.

Kepala Bidang Perdagangan DPKUKMP Kota Palangka Raya, Fajar Bakti, mengatakan menjelang Ramadan stok LPG masih aman dan alur distribusi berjalan lancar. Menurutnya belum terjadi gejolak harga yang mengganggu penjualan di pasaran.

“Saat ini alur pendistribusian LPG, khususnya tabung 3 kilogram, masih aman dan tidak ada kenaikan harga yang mengkhawatirkan,” ujarnya kepada RRI, Kamis 29 Januari 2026.

Sementara itu, salah seorang pedagang sembako sekaligus penjual LPG, Indu Omek, mengaku tidak lagi menjual LPG 3 kilogram karena sulit diperoleh dan harga jualnya relatif tinggi. Ia juga mengaku pernah mendapat teguran dari tim Satgas di lapangan.

“Saya tidak berani lagi menjual LPG 3 kilogram. Pernah ada pemantauan ke toko saya dan dinyatakan penjualan LPG 3 kilogram tidak boleh dilakukan sembarangan sesuai ketentuan. Saat ini saya hanya menjual LPG 5 dan 12 kilogram untuk masyarakat umum,” katanya.

Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga mengusulkan pembelian LPG bersubsidi 3 kilogram maksimal 10 tabung per bulan per kepala keluarga pada tahun 2026. Kebijakan tersebut bertujuan mengendalikan penyaluran LPG subsidi agar lebih terkendali dan tepat sasaran.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga memprediksi penyaluran LPG bersubsidi 3 kilogram akan melebihi kuota yang ditetapkan pada 2026. Oleh karena itu, pembatasan konsumsi LPG bersubsidi atau gas melon diharapkan dapat mulai diterapkan guna menjaga ketersediaan dan distribusi yang adil.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....