Polda Kalteng Gelar Operasi Ketupat Telabang 2026, 53 Pos Siap Amankan Mudik Lebara
- 12 Mar 2026 23:16 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah menggelar Operasi Ketupat Telabang 2026 untuk mengamankan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Operasi berskala besar ini ditandai dengan apel gelar pasukan di Mapolda Kalteng, Kamis 12 Maret 2026 sore.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan memastikan operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari penuh, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolda bahkan langsung turun ke lapangan memimpin gelar pasukan di Polres Pangkalan Bun sambil mengecek kesiapan pos-pos pengamanan di jalur lintas barat provinsi.
"Bapak Kapolda memimpin langsung gelar pasukan di Polres Pangkalan Bun sekaligus mengecek kesiapan Pos Pengamanan di jalur lintas barat Provinsi Kalimantan Tengah," ucap Kepala Biro Operasi Polda Kalteng, Kombes Pol Dr. Sugeng Riyadi, di Lapangan Barigas, Mapolda Kalteng.
Untuk memastikan arus mudik dan pelaksanaan ibadah berjalan lancar, Polda Kalteng menyiagakan tidak kurang dari 53 pos strategis yang tersebar di berbagai lokasi. Pos-pos tersebut terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, hingga Pos Terpadu.
Total kekuatan personel yang dikerahkan mencapai 2.373 orang, gabungan dari Polri, TNI, dan stakeholder terkait lainnya. Jumlah ini dinilai memadai untuk mengcover seluruh kebutuhan pengamanan selama periode mudik hingga arus balik.
Tak hanya mengamankan jalur transportasi, petugas juga akan memfokuskan pengamanan pada 1.001 titik lokasi di seluruh Kalimantan Tengah.
Lokasi-lokasi strategis ini meliputi tempat ibadah, lokasi pelaksanaan salat Idul Fitri, objek vital transportasi seperti bandara, pelabuhan dan terminal, hingga pusat-pusat keramaian seperti pasar dan pusat perbelanjaan.
"Mulai besok, seluruh personel dan pos pengamanan sudah tergelar di titik-titik yang telah ditentukan. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif," ujar Karoops Polda Kalteng.
Dengan kesiapan maksimal ini, masyarakat Kalimantan Tengah diharapkan bisa merayakan Lebaran dengan tenang dan khusyuk tanpa gangguan keamanan.