Mengapa Dianjurkan Mengonsumsi yang Manis, Sewaktu Berbuka Puasa ?

  • 08 Mar 2026 12:55 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Berbuka puasa dengan makanan atau minuman manis telah menjadi kebiasaan yang umum dilakukan masyarakat selama bulan Ramadhan.

Tradisi ini tidak hanya berkembang sebagai budaya, tetapi juga memiliki dasar anjuran dalam ajaran Islam serta penjelasan dari sisi kesehatan.

Dalam ajaran Islam, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk berbuka puasa dengan kurma. Kurma memiliki rasa manis alami yang dapat membantu tubuh mendapatkan kembali energi setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Jika tidak ada kurma, berbuka dengan air putih juga dianjurkan sebagai langkah awal sebelum mengonsumsi makanan lainnya.

Dari sisi kesehatan, makanan atau minuman manis dapat membantu meningkatkan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa. Setelah berjam-jam tidak menerima asupan makanan, tubuh membutuhkan energi yang cepat diserap, dan gula alami dapat membantu memulihkan stamina dengan lebih cepat.

Namun para ahli kesehatan juga mengingatkan agar konsumsi makanan manis saat berbuka tetap dilakukan secara bijak. Mengonsumsi gula secara berlebihan justru dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tidak sehat dan berdampak pada kondisi tubuh.

Karena itu, masyarakat dianjurkan memilih sumber rasa manis yang lebih alami seperti buah-buahan, kurma, atau minuman tradisional dengan kadar gula yang tidak berlebihan. Dengan cara tersebut, berbuka puasa tetap menyehatkan sekaligus membantu tubuh kembali bertenaga untuk melanjutkan aktivitas dan ibadah di bulan Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....