Kue Khas Banjar Jadi Incaran Menu Buka Puasa

  • 27 Feb 2026 05:05 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Menjelang waktu berbuka puasa, Pasar Ramadan di Jalan AIS Nasution, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, selalu dipenuhi pemburu takjil. Di antara ratusan lapak yang berjajar, kue tradisional khas Banjar menjadi incaran utama.

Salah satu yang paling diburu adalah kue ceper. Kuliner tradisional berbahan dasar tepung beras, santan, kelapa parut, bahkan ada yang dikombinasikan dengan pisang dan gula merah ini memiliki tekstur lembut dengan cita rasa manis legit yang khas. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp 15.000 per potong.

"Untuk jenis kue ceper yang paling diminati banyak orang, seperti amparan tatak, kararaban, lapis India, dan lain-lain," ungkap Nurainah, salah satu pedagang di Pasar Ramadan. Kamis 26 Februari 2026.

Selain kue ceper, bingka kentang juga mencuri perhatian. Berbeda dengan bingka pada umumnya, kue ini dibuat dari kentang halus yang dicampur telur bebek, gula, dan santan.

Dipatok seharga Rp 30.000 per loyang, bingka kentang memang lebih mahal dibanding takjil lainnya. Namun, harga tidak menyurutkan minat pembeli karena kue ini hanya muncul saat Ramadan.

"Kalau kue bingka kentang ini kami jualnya hanya saat bulan Ramadan saja, sebab banyak diminati," kata Azhar, pedagang bingka kentang

Aktivitas di pasar ramadan Jalan AIS Nasution ini terlihat mulai ramai sejak sore hari pukul 15.00 WIB. Pengunjung tidak hanya berasal dari warga Palangka Raya. Warga luar daerah yang kebetulan sedang berada di ibu kota Kalimantan Tengah ini turut memadati kawasan kuliner tersebut.

Pasar Ramadan di Jalan AIS Nasution akan terus beroperasi hingga akhir bulan suci Ramadan. Dengan beragam pilihan takjil, khususnya kue tradisional khas Banjar seperti aneka kue ceper dan bingka kentang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....