Anggota DPRD Palangka Raya Minta Pedagang Takjil Tak Gunakan Bahan Berbahaya
- 24 Feb 2026 22:49 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya – Momentum Ramadan yang identik dengan maraknya penjualan takjil menjadi perhatian Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery. Ia meminta seluruh pedagang takjil agar tidak menggunakan bahan berbahaya dalam produk makanan dan minuman yang dijual.
“Kami mengingatkan supaya pedagang di pasar Ramadan betul-betul bekerja dengan hati. Jangan hanya mengejar keuntungan dan mengenyampingkan kesehatan masyarakat,” ujarnya, Senin, 23 Februari 2026.
Menurut Khemal, bulan Ramadan merupakan momen strategis bagi pedagang untuk mempromosikan usahanya secara luas, baik melalui pasar Ramadan maupun penjualan daring. Karena itu, pedagang diharapkan berlomba-lomba membangun kepercayaan konsumen dengan menghadirkan produk yang aman dan berkualitas.
“Kalau masyarakat percaya terhadap produk, tentu setelah bulan Ramadan pun masyarakat akan tetap mencari produk kita karena benar-benar enak dan menyehatkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar pedagang tidak memasukkan bahan berbahaya seperti pemanis buatan berlebihan, pengawet, maupun zat kimia lainnya hanya untuk menekan biaya produksi.
Selain itu, Khemal mengimbau masyarakat agar lebih selektif dalam membeli takjil, baik di pasar Ramadan maupun secara online. Jika menemukan produk yang dicurigai mengandung bahan berbahaya, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
“Semoga di bulan Ramadan ini tidak ada yang menjadi korban dari pedagang-pedagang nakal. Semoga ibadah puasa masyarakat kita lancar hingga perayaan Idulfitri,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....