Tersingkir di Tangan Spanyol, Bagaimana Nasib Timnas Prancis Selanjutnya?
- 15 Jul 2026 14:35 WIB
- Palangkaraya
RRI.CO.ID, Palangka Raya - Langkah Tim Nasional Prancis di ajang Piala Dunia 2026 akhirnya harus terhenti secara dramatis pada babak semifinal. Bertanding di Stadion AT&T Dallas, pada Rabu, 15 Juli 2026 dini hari WIB, tim asuhan Didier Deschamps ini dipaksa menyerah dengan skor telak 0-2 dari rival mereka, Spanyol.
Kekalahan menyakitkan Les Bleus ini ditentukan oleh gol penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22 dan tembakan Pedro Porro di menit ke-58. Hasil minor tersebut sekaligus memutus rantai kemenangan meyakinkan Prancis yang sebelumnya tampil perkasa sejak fase grup hingga perempat final.
Media olahraga terkemuka Prancis, L'Équipe, langsung menurunkan laporan tajam mengenai evaluasi lini depan tim yang dinilai kurang kreatif di semifinal. Meskipun kapten Kylian Mbappe berulang kali mencoba mendobrak pertahanan, ketatnya kawalan lini belakang La Roja membuat Prancis frustrasi sepanjang pertandingan.
Sementara itu, media asal Spanyol Marca ikut menyoroti bagaimana taktik pelatih Luis de la Fuente berhasil meredam agresivitas serangan balik cepat penggawa Prancis. Kematangan bermain Spanyol dinilai menjadi tembok besar yang meruntuhkan ambisi generasi bertabur bintang milik tim ayam jantan (julukan Prancis).
Pasca-kegagalan memilukan di Texas ini, publik sepak bola dunia langsung mempertanyakan kejelasan nasib serta masa depan juru taktik Didier Deschamps. Kendati sukses membawa Prancis melaju jauh, tekanan emosional dari para suporter dan pengamat kini menuntut adanya penyegaran strategi di kursi kepelatihan.
Namun, perjuangan Mbappe dan kawan-kawan di Piala Dunia 2026 belum sepenuhnya usai karena mereka masih menyisakan satu pertandingan sisa. Prancis dijadwalkan akan melakoni laga pelipur lara pada hari Sabtu di Miami atau Minggu, 19 Juli 2026 dini hari WIB untuk memperebutkan tempat ketiga terbaik.
Setelah gelaran akbar ini rampung, evaluasi total wajib dilakukan sebelum Prancis menatap agenda padat UEFA Nations League pada September mendatang. Restrukturisasi komposisi pemain muda tampaknya akan menjadi fokus utama demi mengembalikan kedigdayaan Les Bleus di panggung internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....