Perbedaan Ketan Hitam dan Beras Merah

  • 14 Sep 2026 08:43 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Fenomena meningkatnya kesadaran pola makan sehat membuat ketan hitam dan beras merah semakin diminati pembeli di berbagai pasar tradisional maupun ritel modern.

Namun, tidak sedikit masyarakat yang masih sering tertukar saat membeli atau keliru mengolah keduanya. Pemahaman akan perbedaan bentuk visual, karakter pati, serta fungsi masakan sangat krusial agar konsumen tidak salah beli sesuai kebutuhan dapur.

Pengelola gerai pangan dan ahli gizi menjelaskan bahwa langkah pertama membedakannya adalah dari tampilan fisik dan bulir bijinya. Bulir ketan hitam cenderung lebih pendek, bulat pekat, serta memiliki warna keunguan mendekati hitam pekat, sedangkan beras merah memiliki bentuk bulir yang lebih pipih memanjang dengan rona merah marun cerah yang khas.

Perbedaan yang paling mencolok saat diolah terletak pada tekstur hasil masakan akibat perbedaan kadar patinya. Ketan hitam kaya akan amilopektin yang menghasilkan tekstur sangat lengket, pulen pekat, dan cocok untuk olahan bubur manis atau kue tradisional. Sebaliknya, beras merah mengandung pati amilosa yang lebih tinggi sehingga tekstur nasi menjadi berderai, pera, dan tepat dijadikan makanan pokok harian pengganti nasi putih.

Praktisi kesehatan mengimbau masyarakat untuk tidak keliru saat menentukan pilihan bahan pangan ini demi menjaga target gizi fisik. Bagi penderita diabetes atau warga yang sedang menjalani program diet penurunan berat badan, beras merah menjadi pilihan utama karena indeks glikemiknya lebih rendah. Sementara itu, ketan hitam lebih pas dikonsumsi sebagai sumber zat besi serta antioksidan pembangun imun tubuh.

Ketelitian konsumen dalam mengenali perbedaan ciri fisik dan manfaat kedua bahan pangan ini diharapkan terus meningkat di Palangka Raya. Kejelian saat berbelanja di pasar akan memastikan setiap keluarga mendapatkan bahan pangan bergizi yang tepat sasaran. Dengan membeli sesuai kebutuhan, olahan masakan di rumah tidak hanya lezat tetapi juga optimal mendukung kesehatan tubuh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....