Soto Makassar Hadir Meramaikan Kuliner di Palangka Raya

  • 07 Sep 2026 23:51 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Kota Palangka Raya semakin kaya dengan pilihan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya adalah soto Makassar, yang juga dikenal sebagai coto Makassar, kuliner khas Sulawesi Selatan dengan cita rasa gurih dan kaya rempah.

Kehadirannya memberikan alternatif bagi masyarakat Palangka Raya yang ingin menikmati hidangan khas Nusantara tanpa harus bepergian ke daerah asalnya. Saat ini, sejumlah rumah makan di Palangka Raya menawarkan menu coto Makassar.

Coto Makassar umumnya dibuat dari daging sapi dan jeroan yang dimasak dalam kuah berbumbu rempah. Hidangan ini biasanya disajikan bersama ketupat atau burasa, kemudian dilengkapi sambal dan perasan jeruk sesuai selera. Perpaduan kuah yang kaya rempah dengan tekstur daging yang lembut menjadi salah satu daya tarik kuliner yang telah lama dikenal masyarakat Sulawesi Selatan.

Menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, coto Makassar merupakan salah satu kuliner yang menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Sulawesi Selatan. Kuliner tradisional tidak hanya berkaitan dengan makanan, tetapi juga mencerminkan sejarah, kebiasaan, dan identitas masyarakat yang diwariskan antargenerasi.

Kehadiran kuliner tersebut sekaligus menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan makanan khas daerah lain kepada masyarakat Kalimantan Tengah.

Perkembangan kuliner khas daerah di Palangka Raya juga menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbuka terhadap beragam cita rasa Nusantara. Kehadiran coto Makassar bersama kuliner dari berbagai daerah dapat memperkaya pilihan makanan sekaligus menciptakan peluang usaha bagi masyarakat. Inovasi dalam penyajian, tingkat kepedasan, serta kemasan juga dapat menjadi strategi agar kuliner tradisional semakin mudah diterima konsumen.

Dengan hadirnya soto atau coto Makassar di Palangka Raya, masyarakat dapat menikmati kekayaan kuliner Sulawesi Selatan sekaligus mengenal budaya yang berada di balik makanan tersebut.

Kuliner lintas daerah seperti ini tidak hanya menjadi pilihan untuk mengisi perut, tetapi juga menjadi bagian dari pertukaran budaya dan peluang ekonomi.

Keberadaannya diharapkan semakin memperkuat Palangka Raya sebagai kota dengan keragaman kuliner Nusantara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....