Kue Panada Ramaikan Kuliner di Palangka Raya

  • 23 Agt 2026 21:54 WIB
  •  Palangkaraya

RRI.CO.ID, Palangka Raya- Kue panada, jajanan khas Manado, Sulawesi Utara, kini turut meramaikan pilihan kuliner di Kota Palangka Raya.

Kue berbentuk menyerupai pastel ini memiliki kulit yang lebih lembut karena dibuat menggunakan adonan tepung dan ragi. Umumnya, panada diisi ikan cakalang suwir yang dimasak bersama bumbu rempah, sehingga menghasilkan perpaduan rasa gurih, pedas, dan aromatik. Panada sebagai salah satu kudapan khas Manado yang memiliki cita rasa gurih dan tekstur lembut.

Kehadiran panada di Palangka Raya menjadi bagian dari semakin beragamnya kuliner Nusantara yang dapat dinikmati masyarakat.

Kuliner dari berbagai daerah kini tidak hanya ditemukan di daerah asalnya, tetapi juga berkembang di kota-kota lain melalui usaha rumahan, pedagang jajanan, hingga pelaku UMKM. Panada pun dapat menjadi pilihan camilan untuk sarapan, teman minum kopi atau teh, maupun hidangan dalam berbagai kegiatan keluarga.

Salah seorang penjual panada yang jualan di Car Free Day, jalan Yos Sudarso, Yusi mengatakan panada memiliki rasa yang khas karena isian ikan dan bumbunya.

"Kami berharap masyarakat Palangka Raya bisa menikmati dan mengenal lebih jauh makanan khas dari Manado ini,” ujarnya, Minggu, 23 Agustus 2026.

Bagi pelaku usaha, memperkenalkan makanan khas daerah lain sekaligus menjadi peluang untuk memperluas pilihan menu dan menarik konsumen dengan cita rasa yang berbeda.

Menurut RRI, isian panada secara tradisional menggunakan ikan cakalang yang dimasak dengan bumbu seperti bawang merah, cabai, daun jeruk, daun bawang, dan kemangi. Perpaduan tersebut memberikan karakter rasa yang kuat, sementara kulit berbahan ragi membuat teksturnya berbeda dari pastel yang cenderung renyah.

Tidak hanya cakalang, perkembangan kuliner panada juga menghadirkan berbagai variasi isian, panada dapat dibuat menggunakan ikan tuna, sementara pelaku UMKM di Sulawesi Utara juga mengembangkan isian berupa sayuran dan bahan lainnya.

Kreativitas tersebut menunjukkan bahwa kuliner tradisional dapat beradaptasi mengikuti selera konsumen tanpa menghilangkan ciri khasnya.

Dengan hadirnya panada di Palangka Raya, masyarakat semakin memiliki kesempatan untuk mengenal kekayaan kuliner dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain menjadi pilihan camilan yang menggugah selera, keberadaan panada juga dapat membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM lokal.

Melalui inovasi rasa, kemasan, dan pemasaran, panada diharapkan semakin dikenal sekaligus memperkaya keragaman kuliner di Kota Palangka Raya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....