Sayur Asam Ikan Sungai, Kuliner Tradisional yang Kaya Cita Rasa

  • 17 Jul 2026 13:05 WIB
  •  Palangkaraya
Poin Utama
  • Sayur asam ikan sungai adalah kuliner khas Kalimantan Tengah yang menggabungkan cita rasa asam segar dengan ikan sungai seperti patin, baung, dan lais.
  • Kementerian Pariwisata menilai kekayaan kuliner daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya bangsa dengan potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata.
  • Ikan sungai mengandung protein hewani berkualitas tinggi, omega-3, dan vitamin penting yang mendukung kesehatan dalam pola makan bergizi seimbang menurut Kementerian Kesehatan.
  • Pelestarian resep dan cara pengolahan makanan tradisional merupakan langkah penting agar warisan kuliner Indonesia tidak tergerus oleh perkembangan zaman dan tetap dikenal generasi muda.

RRI.CO.ID, Palangka Raya - Sayur asam ikan sungai menjadi salah satu kuliner khas yang masih digemari masyarakat di berbagai daerah di Kalimantan, termasuk Kalimantan Tengah. Perpaduan rasa asam yang segar dengan gurihnya ikan sungai seperti patin, baung, atau lais menjadikan hidangan ini memiliki cita rasa yang khas dan menggugah selera. Selain menjadi menu sehari-hari, sayur asam ikan sungai juga kerap disajikan dalam berbagai acara keluarga dan kegiatan adat.

Kuliner tradisional ini memanfaatkan bahan-bahan alami seperti asam kandis, belimbing wuluh, atau asam jawa yang dipadukan dengan aneka rempah Nusantara.

Penggunaan ikan segar yang diperoleh langsung dari sungai menjadi salah satu faktor yang membuat hidangan ini tetap diminati hingga saat ini. Tidak sedikit rumah makan yang menjadikan sayur asam ikan sungai sebagai menu unggulan untuk menarik wisatawan dan pecinta kuliner lokal.

Menurut Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, kekayaan kuliner daerah merupakan bagian penting dari identitas budaya bangsa dan memiliki potensi besar untuk mendukung sektor pariwisata. Makanan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun dinilai mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain memiliki cita rasa yang khas, ikan sungai juga mengandung protein yang baik bagi tubuh. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang mengandung berbagai nutrisi penting, termasuk omega-3 dan vitamin yang mendukung kesehatan apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.

Sementara itu, media Kompas.com dalam sejumlah ulasannya mengenai kuliner Nusantara menyebutkan bahwa keberadaan makanan tradisional perlu terus dilestarikan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Pelestarian resep dan cara pengolahan menjadi langkah penting untuk menjaga warisan kuliner Indonesia tetap dikenal oleh generasi muda.

Melalui kelezatan dan nilai budaya yang dimilikinya, sayur asam ikan sungai tidak hanya menjadi sajian yang memanjakan lidah, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia.

Dengan terus memperkenalkan dan melestarikannya, kuliner tradisional ini diharapkan dapat menjadi salah satu ikon daerah yang membanggakan serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....