Rempah Indonesia Jadi Primadona di Luar Negeri
- 28 Nov 2025 22:06 WIB
- Palangkaraya
KBRN, Palangka Raya: Indonesia kembali mencuri perhatian dunia lewat bahan-bahan lokalnya yang mulai mendunia. Porang, sagu, dan beragam rempah Nusantara kini diminati pasar internasional, baik untuk kebutuhan kuliner, industri makanan, maupun kesehatan.
Popularitas ini muncul seiring meningkatnya kesadaran global akan makanan sehat dan bahan alami dengan nilai gizi tinggi.
Porang, umbi khas Indonesia yang kaya glukomanan, menjadi salah satu primadona baru di pasar ekspor. Selain digunakan sebagai bahan pangan rendah kalori, porang juga dimanfaatkan dalam industri kosmetik dan farmasi.
Negara-negara Asia dan Eropa kini mulai mengimpor porang dalam bentuk tepung untuk berbagai produk, dari mie sehat hingga jelly diet.
Sagu, yang selama ini menjadi bahan pokok tradisional di Papua dan Maluku, kini dikenal dunia sebagai sumber karbohidrat alternatif.
Tepung sagu digunakan dalam produk roti bebas gluten, mie, dan dessert sehat. Kelebihan sagu yang mudah dicerna dan rendah lemak membuatnya diminati pasar internasional yang mencari bahan pangan alami dan fungsional.
Rempah Nusantara seperti cengkeh, pala, kayu manis, dan jahe tetap menjadi andalan Indonesia dalam perdagangan global. Selain cita rasa yang kuat, rempah ini banyak dicari industri kuliner, minuman, dan bahkan kesehatan herbal.
Beberapa perusahaan internasional kini menambahkan rempah asli Indonesia ke dalam produk kopi, teh, hingga suplemen makanan.
Pakar pertanian dan perdagangan menilai bahwa meningkatnya permintaan global terhadap porang, sagu, dan rempah Nusantara membuka peluang besar bagi petani lokal.
Dengan pengelolaan yang baik, bahan lokal ini tidak hanya mendukung ekonomi desa, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara penghasil bahan pangan dan rempah berkualitas tinggi di panggung dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....