Beras dan Emas Jadi Pemicu, Kalteng Alami Inflasi 4,56 Persen

  • 02 Jun 2026 18:22 WIB
  •  Palangkaraya

‎‎RRI.CO.ID, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merilis angka inflasi pada Mei 2026. Berdasarkan hasil pemantauan di empat kabupaten dan kota, Indeks Harga Konsumen (IHK), pada Mei 2026 terjadi inflasi month-to-month sebesar 0,34 persen.

Secara rinci, IHK di Kalteng meningkat dari 111,97 pada April 2026 menjadi 112,35 pada Mei 2026. Kelompok transportasi memberikan andil terbesar terhadap inflasi bulanan Kalimantan ‎Tengah, yaitu sebesar 0,17 persen.

‎‎"Komoditas utama penyumbang inflasi month-to-month yaitu beras 0,08 persen, solar dan bahan bakar rumah tangga masing-masing 0,07 persen serta minyak goreng dan angkutan udara masing-masing 0,04 persen,” ujar Plt Kepala BPS Kalteng, Maria Wahyu Utami, Selasa 2 Juni 2026.

‎Lebih lanjut Maria menjelaskan, secara year-on-year atau tahunan, Kalteng mengalami inflasi sebesar 4,56 persen. Sedangkan secara year-to-date tercatat inflasi sebesar 2,15 persen.

“Secara year-on-year, kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil terbesar terhadap inflasi Kalimantan Tengah, yaitu sebesar 2,69 persen. Komoditas yang memberikan andil yang signifikan terhadap inflasi year-on-year antara lain beras 0,59 persen, emas perhiasan 0,59 persen, ikan nila 0,23 persen, minyak goreng 0,15 persen dan sigaret kretek mesin 0,14 persen,” ujarnya.

‎Sedangkan hasil pemantauan pada keempat kabupaten kota, secara month-to-month tiga kabupaten kota mengalami inflasi dan satu ‎kabupaten, yakni Kapuas mengalami deflasi. ‎Sedangkan secara year-on-year, pada Mei 2026 seluruh kabupaten kota mengalami inflasi.

Fenomena yang mempengaruhi inflasi Mei 2026 antara lain adanya berbagai hari besar keagamaan, ketegangan geopolitik serta terbatasnya stok beras lokal karena belum memasuki ‎masa panen.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....